tirto.id - John Ternus dipilih sebagai penerus Tim Cook untuk menjabat sebagai CEO Apple mulai 1 September 2026. Penunjukkan Ternus di usia yang sama seperti saat Cook dipilih menggantikan Steve Jobs membuat banyak kalangan percaya stabilitas masa depan Apple.
Apple melalui pengumuman resminya pada 20 April, menyampaikan pergantian kepemimpinan di perusahaannya. Tim Cook yang telah memimpin satu dekade lebih akan digantikan oleh John Ternus yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil presiden senior bidang Rekayasa Perangkat Keras Apple.
“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini untuk melanjutkan misi Apple,” kata Ternus.
“Setelah menghabiskan hampir seluruh karier saya di Apple, saya beruntung dapat bekerja di bawah Steve Jobs dan memiliki Tim Cook sebagai mentor saya. Merupakan suatu kehormatan untuk membantu membentuk produk dan pengalaman yang telah mengubah begitu banyak cara kita berinteraksi dengan dunia dan satu sama lain,” imbuhnya.
Ternus berjanji akan memimpin dengan nilai dan visi yang telah mendefinisikan Apple selama setengah abad.
“Saya merasa rendah hati untuk mengemban peran ini, dan saya berjanji untuk memimpin dengan nilai-nilai dan visi yang telah mendefinisikan tempat istimewa ini selama setengah abad,” pungkasnya.
Profil John Ternus CEO Apple yang Baru
Sebelum bergabung dengan Apple, John Ternus, yang lahir pada Mei 1975, memulai karier sebagai insinyur mekanik di Virtual Research Systems, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi realitas virtual pada era awal perkembangan VR.
Pengalaman ini memberinya fondasi kuat dalam teknologi antarmuka manusia-komputer, yang kemudian relevan dalam proyek-proyek Apple seperti Vision Pro.
Dikutip dari laman The Daily Pennsylvanian, Senin (20/4/2026), Tetanus merupakan lulusan tahun 1997 dari University of Pennsylvania dengan gelar di bidang Mechanical Engineering and Applied Mechanics serta minor di bidang psikologi.
Menariknya, ia lulus pada tahun yang sama dengan Elon Musk, yang kini dikenal sebagai tokoh di balik Tesla, SpaceX, dan platform X.
Selama masa kuliah, Ternus tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga aktif sebagai atlet renang tim universitas.
Dalam proyek akhirnya, ia mengembangkan sebuah lengan mekanis inovatif yang dapat membantu individu dengan quadriplegia makan secara mandiri melalui kontrol gerakan kepala.
Perjalanan karier Ternus di Apple dimulai pada 2001 ketika ia bergabung dengan tim desain produk, di masa kebangkitan perusahaan di bawah Steve Jobs. Sejak saat itu, ia terlibat dalam pengembangan hampir seluruh lini produk utama Apple, mulai dari iPhone, iPad, Mac, hingga AirPods.
Ia juga memainkan peran penting dalam transisi besar Apple menuju chip buatan sendiri (Apple silicon), yang menjadi salah satu langkah strategis paling signifikan dalam meningkatkan performa dan efisiensi produk.
Kariernya terus menanjak, menjadi vice president of hardware engineering pada 2013, lalu bergabung dengan jajaran eksekutif pada 2021 sebagai senior vice president.
Dalam posisi ini, ia tidak hanya memimpin rekayasa perangkat keras, namun juga ikut menentukan arah produk, fitur, dan strategi perusahaan secara keseluruhan.
Selain dikenal sebagai insinyur andal, Ternus juga memiliki profil kepemimpinan yang semakin menonjol di mata publik.
Dilansir Fortune,Senin (20/4/2026), Ternus sering tampil dalam acara peluncuran produk Apple, memperkenalkan berbagai inovasi seperti iMac, MacBook Pro, iPad Pro, hingga desain ulang Mac Pro dan iPhone generasi terbaru.
Dengan usia yang relatif muda untuk posisi tersebut, Ternus berpotensi memimpin Apple selama satu dekade atau lebih. Hal ini memberikan stabilitas jangka panjang sekaligus peluang bagi perusahaan untuk memasuki babak baru inovasi teknologi di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id






































