tirto.id - Apple mengumumkan jika mulai 1 September 2026, Tim Cook akan beralih dari posisi CEO menjadi executive chairman dewan direksi.
John Ternus, yang saat ini menjabat sebagai senior Vice President of Hardware Engineering, akan menjadi CEO baru. Apa alasan Tim Cook mundur dari posisinya sebagai CEO Apple?
Transisi kepemimpinan antara Tim Cook dan John Ternus ini telah disetujui secara bulat oleh dewan direksi. Cook tetap menjabat sebagai CEO hingga akhir musim panas untuk mendampingi Ternus dalam proses peralihan.
Dalam peran barunya nanti sebagai executive chairman dewan direksi, Cook akan tetap berkontribusi pada perusahaan, termasuk berinteraksi dengan pembuat kebijakan global.
Apa Alasan Tim Cook Mundur dari CEO Apple?
Melalui keterangan resmi yang dirilis Apple, keputusan Tim Cook untuk mundur dari posisi CEO Apple bukan disebabkan oleh krisis atau masalah mendesak, melainkan lebih karena faktor usia, perencanaan suksesi jangka panjang, dan transisi kepemimpinan yang sudah dipersiapkan secara matang.
Pada usia sekitar 65 tahun, Cook memang sudah lama menjadi bagian penting Apple sejak bergabung pada 1998 dan menjabat sebagai CEO sejak 2011 setelah Steve Jobs mundur karena masalah kesehatan.
Pergantian ini menjawab spekulasi yang sudah lama muncul mengenai siapa penerusnya, sehingga perusahaan dapat memastikan kesinambungan kepemimpinan tanpa gangguan.
Selain faktor usia dan masa jabatan yang panjang, Cook juga meninggalkan posisi CEO dalam kondisi perusahaan yang sangat kuat.
Di bawah kepemimpinannya, dilansir CNA, Selasa (21/4/2026), Apple berkembang pesat menjadi perusahaan dengan valuasi sekitar 4 triliun dolar AS, memperluas lini produk, serta memperkuat layanan digital dan rantai pasok global.
Dengan kata lain, ia memilih mundur saat perusahaan berada di puncak performa, yang merupakan waktu ideal untuk menyerahkan kepemimpinan kepada generasi berikutnya, dalam hal ini John Ternus.
Alasan lainnya adalah perubahan peran. Cook akan menjadi executive chairman, yang berarti ia tetap terlibat dalam arah strategis perusahaan, terutama dalam hubungan dengan pemerintah dan pembuat kebijakan global.
“Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk menjadi CEO Apple dan dipercaya untuk memimpin perusahaan yang luar biasa ini,” kata Cook di laman Apple pada Senin (20/4/2026).
"Saya mencintai Apple sepenuh hati, dan saya sangat bersyukur telah memiliki kesempatan untuk bekerja dengan tim yang terdiri dari orang-orang yang cerdas, inovatif, kreatif, dan sangat peduli yang telah teguh dalam dedikasi mereka untuk memperkaya kehidupan pelanggan kami dan menciptakan produk dan layanan terbaik di dunia," lanjutnya.
Tim Cook juga menegaskan keyakinannya bahwa Ternus adalah sosok yang tepat untuk memimpin masa depan perusahaan.
Ia menilai John Ternus memiliki pikiran seorang insinyur, jiwa seorang inovator, dan hati untuk memimpin dengan integritas dan kehormatan.
"Dia adalah seorang visioner yang kontribusinya kepada Apple selama 25 tahun sudah terlalu banyak untuk dihitung, dan dia tanpa ragu adalah orang yang tepat untuk memimpin Apple ke masa depan," ujar Cook.
Saya sangat yakin dengan kemampuan dan karakternya, dan saya berharap dapat bekerja sama dengannya dalam transisi ini dan dalam peran baru saya sebagai ketua eksekutif,” pujinya.
Sejak ditunjuk jadi CEO pada 2011, Cook memimpin peluncuran berbagai produk penting seperti Apple Watch, AirPods, dan Apple Vision Pro, serta memperluas layanan seperti iCloud, Apple Pay, Apple TV, dan Apple Music.
Di bawah arahannya, Apple juga bertransformasi secara teknologi dengan mengembangkan chip sendiri (Apple silicon), meningkatkan efisiensi dan performa produk.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id





































