tirto.id - Apple Inc. resmi membuka Apple Developer Academy kelimanya di Indonesia, dijalankan melalui kerja sama dengan Universitas Ciputra.
Pada angkatan pertama, akademi yang berlokasi di Autograph Tower, Jakarta, ini, beranggotakan lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ke depan, kapasitas penerimaan ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 200 peserta setiap tahun mulai 2027.
Dengan beroperasinya akademi baru di Jakarta, pada tahun 2026 jumlah Apple Developer Academy di Indonesia menjadi lima lokasi. Secara keseluruhan, kelima akademi tersebut diperkirakan mampu menampung lebih dari 700 peserta yang berasal dari 77 kota di 27 provinsi.
Selama mengikuti program, peserta akan menjalani pembelajaran intensif selama 10 bulan. Metode yang digunakan adalah challenge-based learning, pendekatan pendidikan yang mendorong peserta menyelesaikan permasalahan nyata melalui pengembangan teknologi.
Dalam kurikulumnya, peserta akan mempelajari berbagai keterampilan penting, mulai dari pemrograman aplikasi (coding), desain aplikasi, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga manajemen proyek.
Head of Apple Developer Academy Jakarta Ryan Tjandra mengatakan bahwa pembukaan akademi baru ini bertujuan memperluas akses pendidikan teknologi sekaligus memperkuat ekosistem inovasi digital di Indonesia.
“Sebagai alumni Apple Developer Academy, saya sangat senang melihat perkembangan Akademi di Indonesia. Setiap Akademi tidak hanya merepresentasikan perluasan akses ke pendidikan kelas dunia, tetapi juga pertumbuhan komunitas inovator yang membentuk masa depan teknologi di Indonesia," ujar Ryan.
Ia menambahkan, peserta diharapkan dapat mengembangkan berbagai solusi digital yang relevan dengan persoalan di masyarakat, sekaligus berpotensi memberikan dampak yang lebih luas hingga tingkat global.
"Saya sangat antusias dapat menyambut ratusan peserta asal Indonesia lainnya yang akan menemukan potensi mereka di Apple Developer Academy, membangun solusi digital untuk masalah nyata, dan menciptakan dampak luas bagi Indonesia maupun secara global,” tambahnya.
Program Apple Developer Academy sendiri pertama kali hadir di Indonesia pada 2018 dengan pembukaan kampus di Tangerang. Para peserta datang dari latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, lulusan baru, hingga profesional yang sedang mengembangkan karier di bidang teknologi. Rentang usia mereka berada antara 18 hingga 40 tahun, dengan asal daerah yang mencakup 33 kota di seluruh Indonesia.
Setelah itu, Apple memperluas program tersebut ke beberapa kota lain, yakni Surabaya pada 2019, Batam pada 2020, dan Bali pada 2025, sebelum akhirnya membuka akademi baru di Jakarta pada 2026.
Sejak pertama kali diluncurkan, program ini telah meluluskan hampir 3.000 developer hingga akhir 2025. Data menunjukkan sekitar 95 persen alumni telah bekerja di berbagai sektor industri, seperti pendidikan, teknologi finansial, transportasi, hingga bidang keberlanjutan.
Sekitar 80 persen lulusan diketahui bekerja penuh waktu di bidang pengembangan aplikasi, baik sebagai programmer, desainer aplikasi, maupun manajer produk. Sementara itu, alumni yang memilih jalur kewirausahaan telah meluncurkan lebih dari 250 aplikasi di App Store serta mendirikan hampir 100 startup teknologi di Indonesia.
Editor: Nuran Wibisono
Masuk tirto.id

































