Menuju konten utama

Mayat Mutilasi Tanpa Kaki dalam Karung Ditemukan di Depok

Warga Pancoran Mas Depok geger usai temukan mayat termutilasi tanpa kaki dalam karung yang sempat dikira sampah. Polisi buru pelaku pembunuhan sadis ini.

Mayat Mutilasi Tanpa Kaki dalam Karung Ditemukan di Depok
Ilustrasi mayat. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Misteri bau menyengat dari sebuah karung yang sempat dikira tumpukan sampah biasa oleh warga Pancoran Mas, Kota Depok, menyingkap tabir kejahatan yang mengerikan. Sesosok mayat tanpa busana ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kedua tangan terikat kain putih, luka robek di leher, serta kehilangan kedua kakinya dari pangkal paha.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengonfirmasi penemuan jasad yang diduga kuat merupakan korban pembunuhan dan mutilasi sadis. Polisi kini tengah menyelidiki secara intensif identitas korban serta memburu pelaku di balik aksi keji tersebut.

"Pada hari Selasa, 4 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, personel Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan sesosok jenazah di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Jalan Kapling Depkes RT 03 RW 17, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Kronologi Penemuan: Dikira Tumpukan Sampah Selama Sepuluh Hari

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi di lokasi, keberadaan karung misterius tersebut sebenarnya sudah diketahui sejak akhir bulan lalu, namun warga mengiranya sebagai tumpukan rongsokan atau sampah biasa.

"Berdasarkan keterangan saksi, Herni, pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, saksi melihat sebuah karung berada di lokasi tersebut dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan. Keberadaan karung tersebut kemudian diberitahukan kepada adiknya, Muhammad Rizkywan," papar Budi.

Kasus ini baru terungkap sekitar sepuluh hari kemudian. Pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, saksi Muhammad Rizkywan yang berniat membersihkan area tersebut bermaksud membakar karung yang diduga berisi sampah itu.

"Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas," tutur Budi.

Hasil Olah TKP: Polisi Temukan Indikasi Kekerasan Berat

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Budi membeberkan bahwa kondisi jenazah saat ditemukan sangat memprihatinkan dan mengarah pada indikasi tindak pidana kekerasan berat.

"Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher, serta jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam," ungkap Budi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap identitas korban dan memburu pelaku di balik insiden sadis ini.

"Selanjutnya Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PENEMUAN MAYAT atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Siti Fatimah