Menuju konten utama

Profil K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan PMDG Gontor

Mengenal profil K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari riwayat pendidikan, kiprah dakwah, hingga karya tulisnya.

Profil K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan PMDG Gontor
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) disambut pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Hasan Abdullah Sahal (kedua kiri) dan Syamsul Hadi Abdan (kiri) saat berkunjung di Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018). ANTARA FOTO/Siswowidodo
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - K.H. Hasan Abdullah Sahal merupakan salah satu pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Jawa Timur. Lahir di Desa Gontor pada 24 Mei 1947, ia merupakan putra keenam dari K.H. Ahmad Sahal, salah satu dari tiga Trimurti pendiri PMDG bersama K.H. Zainuddin Fananie dan K.H. Imam Zarkasyi.

Hasan menempuh pendidikan dasar di Gontor dan lulus pada 1959. Tiga bulan sebelum menuntaskan sekolah dasar, ia telah diterima sebagai santri Kulliyyatu-l-Mu'allimin Al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Gontor. Usai menamatkan KMI pada 1965, ia melanjutkan studi di Fakultas Ushuluddin Institut Pendidikan Darussalam (IPD) sembari mengajar di KMI selama kurang lebih dua setengah tahun.

Pada 1967, Hasan mendapat kesempatan melanjutkan studi ke Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah Al-Munawwarah, Arab Saudi. Ia kemudian memperdalam bidang spesialisasi hadis di Universitas Al-Azhar, Mesir, pada 1992.

Rekam Jejak Kepemimpinan

Hasan Abdullah Sahal mulai mengemban amanah sebagai Pimpinan PMDG sejak 1985. Kala itu, ia memimpin bersama K.H. Shoiman Luqmanul Hakim dan K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. Hingga saat ini, ia mengasuh Gontor bersama Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dan Drs. K.H. Muhammad Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed.

Selain memimpin pesantren, Hasan mengabdi sebagai dosen di Institut Studi Islam Darussalam (ISID) sejak 1977. Ia juga mendirikan Pondok Pesantren Putri Al-Mawaddah di Coper, Jetis, Ponorogo pada 1989, serta mendirikan sekaligus mengasuh Pondok Tahfidz Qur'an Al-Muqoddasah di Nglumpang, Mlarak, pada 1992.

Kiprah Internasional dan Karya Tulis

Kiprah Hasan turut terentang hingga ke mancanegara. Ia aktif mengikuti kegiatan dakwah dan kunjungan ilmiah di berbagai negara, seperti Malaysia, Hong Kong, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Brunei Darussalam, Australia, hingga kawasan Timur Tengah dan Eropa.

Di sela-sela aktivitasnya, Hasan aktif melahirkan sejumlah karya tulis yang dipublikasikan dalam profil resmi Gontor.

Beberapa karya terbitannya antara lain Membina Keluarga Muslim, Pegangan Para Qori', Obsesi Hasan Abdullah Sahal, Ceramah-ceramah Kontemporer, serta seri Allamatnil Hayah (Kehidupan Mengajariku I, II, dan III).

Melalui perjalanan panjang pendidikan, dakwah, dan karya tersebut, K.H. Hasan Abdullah Sahal terus mengukuhkan perannya dalam membimbing perjalanan PMDG hingga saat ini.

Baca juga artikel terkait PONDOK MODERN GONTOR atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Rina Nurjanah