tirto.id - Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan rudal balistik serta serangan drone yang ditembakkan milisi Houthi ke arah ibu kota Riyadh pada Sabtu (19/9/2026) subuh.
Juru Bicara Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengungkapkan bahwa milisi Houthi juga berupaya menyasar fasilitas publik di kota Baish, Taif, Farasan, dan Yanbu. Namun, seluruh potensi ancaman tersebut berhasil dilumpuhkan.
"Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi ke arah kota Riyadh pada Sabtu subuh, 19 September 2026," ungkap Al-Malki dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari Antara.
Ia menegaskan bahwa aksi penyerangan yang menyasar wilayah padat penduduk ini mencerminkan sikap keras kepala dan kelakuan bermusuhan dari kelompok Houthi.
"Komando Koalisi memiliki hak penuh untuk mengambil tindakan yang sesuai, sejalan dengan Hukum Humaniter Internasional, guna mencegah upaya milisi Houthi tersebut," imbuhnya.
Eskalasi serangan ini memicu kecaman luas dari dunia internasional.
- PBB dan GCCDalam sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bersama Sekjen Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed Albudaiwi mengecam keras tindakan Houthi karena membahayakan stabilitas kawasan serta mengincar objek sipil.
- KuwaitKementerian Luar Negeri Kuwait menyatakan serangan tersebut sebagai bentuk pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Arab Saudi dan hukum humaniter. Kuwait menegaskan solidaritas penuh serta menyatakan bahwa keamanan Arab Saudi merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan Kuwait dan seluruh anggota GCC.
- MesirKemenlu Mesir mengutuk penyerangan ini sebagai eskalasi berbahaya yang berisiko memperkeruh stabilitas kawasan. Mesir turut menyampaikan dukungan penuh atas seluruh langkah pertahanan yang diambil Arab Saudi demi menjaga kedaulatannya.
Penulis: Rina Nurjanah
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id
































