Menuju konten utama

Prabowo Beli Sapi Rp72,7 Miliar untuk Korban Bencana Aceh

Mendagri mengeluarkan surat edaran agar daging sapi di Aceh dapat dibagikan sehari sebelum pelaksanaan puasa Ramadan 2026.

Prabowo Beli Sapi Rp72,7 Miliar untuk Korban Bencana Aceh
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Presiden Prabowo Subianto membuka dan memberikan arahan serta pembahasan diantaranya program makan gizi gratis hingga swasembada pangan kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam Taklimat Awal Tahun tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto dilaporkan memberikan bantuan senilai Rp72,75 miliar untuk pembelian sapi. Nantinya, daging hewan kurban tersebut akan dibagikan ke 19 kabupaten/kota di Aceh, termasuk Simeulue yang baru-baru ini diguncang gempa bumi.

"Kami laporkan juga, Bapak Presiden memberikan bantuan sebanyak Rp72.750.000.000 untuk pembelian sapi. Pembagian daging di 19 kabupaten/kota di Aceh, ditambah Simeulue," ungkap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatra di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Sebagai tindak lanjut, Tito mengaku telah mengeluarkan surat edaran (SE) agar daging sapi dapat dibagikan sehari sebelum pelaksanaan puasa Ramadan 2026. Dengan demikian, sebanyak 3.042 desa terdampak bencana akan menerima bantuan daging sapi pada hari ini.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran untuk dibagikan hari ini, satu hari sebelum bulan puasa. Yang intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi," jelas dia.

Selain daging sapi, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) juga akan memberikan santunan kematian bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatra. Pemerintah turut menyalurkan bantuan pembelian perabotan rumah tangga senilai Rp3 juta serta bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga.

"Kalau untuk rusak berat, otomatis mereka mendapatkan 2 jenis bantuan ini, yaitu total Rp8 juta. Sedangkan yang rusak ringan dan sedang, itu stimulan ekonomi juga dapat diberikan, karena rumahnya di lapangan bisa saja rumahnya rusak sedang, tapi perabotan rusak, sehingga bisa diberikan bantuan Rp3 juta. Sama mungkin, rumahnya rusak ringan tapi sawahnya rusak, itu bisa diberikan juga bantuan ekonomi Rp5 juta," rinci Tito.

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan proses pendataan rumah korban yang mengalami kerusakan ringan dan sedang, termasuk rumah yang mengalami kerusakan perabotan hingga usaha, seperti warung.

"Ini yang sedang dikejar pendataan dari pemda-pemda (pemerintah daerah). Tapi, yang rusak berat otomatis mereka mendapatkan biaya perabotan dan ekonomi," tuturnya.

Agar proses penyaluran bantuan berjalan lebih cepat, Tito meminta bantuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf untuk merealisasikan anggaran yang telah dialokasikan oleh pemerintah pusat.

"Ini kami mohon nanti bapak mensos bisa eksekusi anggaran tersebut," tukas dia.

Sebagai informasi, dalam rilis terpisah, Tito sebelumnya menjelaskan bantuan sebanyak 1.455 ekor sapi tersebut merupakan sedekah pribadi dari Prabowo Subianto untuk tradisi Meugang. Bantuan ini diharapkan dapat menguatkan masyarakat Aceh dalam menyambut bulan suci Ramadan.

"Di tengah masa pemulihan, bantuan ini menjadi wujud kepedulian Presiden agar masyarakat Aceh tetap dapat menjaga dan merayakan tradisi Meugang dalam menyambut Ramadan," kata Tito.

Baca juga artikel terkait MENDAGRI atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana