Menuju konten utama

Mendagri: Prabowo Setujui TKD 2026 Aceh Tak Jadi Dipangkas

Kementerian Keuangan akan mengembalikan TKD 2026 Aceh sebesar Rp1,7 triliun, yang sebelumnya dipangkas karena efisiensi anggaran.

Mendagri: Prabowo Setujui TKD 2026 Aceh Tak Jadi Dipangkas
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Menteri Keuangan menyatakan optimis ekonomi nasional bisa tumbuh enam persen yang didukung dari Bank Indonesia dalam mendorong perekonomian nasional pada 2026. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah setuju untuk mengembalikan alokasi anggaran transfer ke daerah (TKD) 2026 untuk Provinsi Aceh, ke anggaran awal pemerintah pusat Tahun Anggaran 2025, yakni Rp7,26 triliun.

Bersamaan dengan ditetapkannya kebijakan ini, Kementerian Keuangan akan mengembalikan TKD 2026 Aceh sebesar Rp1,7 triliun, yang sebelumnya dipangkas karena efisiensi anggaran.

Persetujuan ini diberikan pemerintah menyusul terjadinya bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh dan dua provinsi lainnya, Sumatra Barat dan Sumatra Utara. Namun demikian, Tito memastikan persetujuan ini bukan berarti bahwa Prabowo memilih untuk membatalkan kebijakan pemangkasan TKD Aceh.

"Setahu saya, waktu rapat kemarin di hari Sabtu, dengan satgas TPRD (Satuan Tugas Penegakan Peraturan Daerah), pemerintah. Ya, Pak Presiden melalui Pak Dasco (Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad), Pak Purbaya (Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa) menyampaikan untuk TKD-nya disamakan seperti yang tahun 2025. Bukan batal, jangan sampai salah. Nanti dianggap orang batal itu sudah disetujui untuk kembali (sama seperti 2025). Terus dianggap batal, gitu. Artinya disamakan, bahasanya lebih tepat, dikembalikan seperti tahun 2025," jelas dia, kepada awak media, di sela acara Semangat Awal Tahun 2026, di IDN HQ, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Berbeda dengan Aceh, Tito mengaku belum mendengar kabar baru terkait anggaran TKD dua provinsi lainnya yang terdampak bencana. Meski begitu, untuk memastikan roda ekonomi Sumatra Barat dan Sumatra Utara bisa kembali seperti semula, Kementerian Dalam Negeri telah mengusulkan kepada Prabowo untuk menerapkan kebijakan yang sama.

"Sementara saya belum mendapatkan kabar, tapi kita akan usulkan. Kalau saya akan mengusulkan," tutur dia.

Sementara itu, sebelumnya permohonan agar TKD Aceh agar tak jadi dipotong disampaikan Dasco dan Purbaya kepada Prabowo melalui saluran telepon. Pun, sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah juga memohon kelonggaran supaya efisiensi transfer anggaran ke daerah dapat diberikan, menyusul bencana yang melanda daerah itu.

"Untuk tahun ini, anggaran anda akan penuh seperti tahun lalu, enggak dipotong. Jadi dapat Rp1,6 triliun, Rp1,7 triliun kalau enggak salah,” kata Purbaya kepada Fadhlullah, saat Rapat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pascabencana di Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Farida Susanty