Menuju konten utama

Penerimaan Pajak Oktober 2025 Turun 3,8% Jadi Rp1.459 Triliun

Jika dirinci, Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara neto tercatat Rp237,56 triliun atau turun 9,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penerimaan Pajak Oktober 2025 Turun 3,8% Jadi Rp1.459 Triliun
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Jakarta, Rabu (6/11/2019). . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

tirto.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak secara neto sampai 31 Oktober 2025 mencapai Rp1.459 triliun, atau 70,2 persen dari target akhir tahun sebesar Rp2.076,9 triliun. Realisasi tersebut turun 3,8 persen dibandingkan periode yang sama 2024 yang mencapai Rp1.517,5 triliun.

“Secara neto sampai akhir Oktober sudah terkumpul Rp1.459,03 triliun atau sekitar 70,2 persen dari outlook. Tapi ini masih di bawah tahun lalu yang mencapai Rp1.517,54 triliun,” ujar Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dalam konferensi pers APBN KITA Edisi November 2025, di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).

Penurunan realisasi terjadi di hampir seluruh jenis pajak. Jika dirinci, Pajak Penghasilan (PPh) Badan secara neto tercatat Rp237,56 triliun atau turun 9,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara, PPh Orang Pribadi (OP) dan PPh 21 terkumpul sebanyak Rp191,66 triliun, turun 12,8 persen dari periode Oktober 2025. Sementara itu, PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 terkumpul mencapai Rp275,57 triliun, turun tipis 0,1 persen dari periode sebelumnya.

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) pun turut mengalami penurunan. Dari catatan Kemenkeu, realisasi PPN dan PPnBM tercatat senilai Rp556,61 triliun, turun 10,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

“PPnBM ini cukup tinggi (penurunan). Artinya, restitusinya cukup tinggi di sini dan (pajak) lainnya nanti kita akan kategorikan sesudah komplot SPT-nya oleh Wajib Pajak,” tambah Suahasil.

Di sisi lain, kelompok pajak lainnya tercatat mengalami peningkatan signifikan, yakni mencapai 42,3 persen menjadi Rp197,61 triliun.

Sementara secara bruto, kinerja penerimaan pajak secara bruto hingga Oktober 2025, realisasi pajak mencapai Rp1.799,55 triliun, naik dari Rp1.767,13 triliun pada periode yang sama tahun 2024. Secara rinci, PPh Badan tercatat Rp331,39 triliun atau tumbuh 5,3 persen; PPh Orang Pribadi dan PPh 21 turun menjadi Rp192,19 triliun atau turun 12,6 persen.

Sedangkan, PPh Final, PPh 22, dan PPh 26 tumbuh tipis 0,3 persen menjadi Rp280,25 triliun. Kemudian, PPN dan PPnBM tercatat Rp796,19 triliun, turun 2,1 persen dibanding periode Oktober 2024.

Sebaliknya, kelompok pajak lainnya tumbuh cukup kuat sebesar 42,8 persen menjadi Rp199,60 triliun.

“Pajak bruto di bulan Oktober tumbuh 0,8 persen secara month to month. Dan pajak neto di bulan Oktober tumbuh 0,7 persen ini month on month,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PENERIMAAN PAJAK atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra