tirto.id - Kamu pasti pernah melihat lautan bunga di luar gerbang Istana Inggris ketika Putri Diana wafat. Di Indonesia pun kita sering menjumpai karangan bunga duka cita yang terpajang di sekitar keluarga yang sedang berkabung. Lalu, kenapa bunga jadi simbol belasungkawa?
Bunga seolah tak lepas dari peristiwa kepergian seseorang. Di Indonesia, karangan bunga duka cita umumnya hadir dalam ukuran cukup besar, lengkap dengan ungkapan belasungkawa terhadap keluarga yang sedang kehilangan serta identitas pengirim.
Ada pula karangan bunga yang lebih sederhana, bahkan hanya setangkai, yang kadang diletakkan di pemakaman. Kehadiran bunga dalam peristiwa duka tentunya bukan berfungsi sebagai hiasan, melainkan wujud empati dan penghormatan.
Tradisi ini pun ternyata sudah berlangsung sejak lama dengan makna yang cukup dalam. Bahkan, setiap jenis bunga bisa memiliki arti tersendiri yang bisa jadi cara seseorang untuk mengekspresikan perasaannya dalam menghadapi kejadian menyedihkan.
Mengapa Karangan Bunga Jadi Tradisi untuk Berduka?

Penggunaan bunga dalam peristiwa duka atau pemakaman telah berlangsung selama ribuan tahun dan melambangkan makna mendalam yang terkait dengan kehidupan, kematian, dan kenangan.
Dikutip dari situs Bud and Flowers Workshops, tradisi terkait bunga duka cita diperkirakan sudah ada sejak 62.000 SM. Arkeolog menemukan sisa bunga yang ditata di sekitar jenazah sebagai bagian dari ritual pemakaman yang ada di sebuah gua di Irak.
Di berbagai peradaban kuno, bunga juga memiliki simbol tersendiri. Di Mesir kuno, misalnya, bunga seperti teratai dan papirus digunakan dalam upacara pemakaman untuk menghormati orang yang meninggal dan memudahkan perjalanan mereka ke alam baka.
Begitu pula di Yunani dan Romawi kuno, karangan bunga diletakkan di makam atau digunakan untuk menghiasi jenazah, dengan jenis bunga tertentu seperti myrtle, laurel, dan violet yang memiliki makna penghormatan dan kenangan.

Lalu, apa alasan karangan bunga digunakan dalam suasana duka cita?
1. Ekspresi Simpati dan Hormat
Manusia selalu punya cara untuk mengekspresikan perasaannya, dan mengirim bunga ke pemakaman adalah cara untuk menunjukkan rasa hormat dan simpati. Keindahan dan aroma bunga bisa menyampaikan cinta, duka, dan penghormatan kepada almarhum.2. Makna Simbolik Bunga
Setiap bunga memiliki makna berbeda. Misalnya, bunga lili melambangkan kemurnian dan kepolosan, mawar menandakan cinta dan kasih sayang, sementara anyelir mewakili kenangan dan penghormatan. Memberikan bunga tertentu adalah simbol dari apa yang kita rasakan dalam suasana duka.3. Menyampaikan Hal yang Tak Terucapkan
Kesedihan seringkali membuat seseorang kehilangan kata-kata. Bunga hadir sebagai bahasa nonverbal untuk menyampaikan empati, solidaritas, dan rasa sayang. Saat kata-kata saja tidak cukup, satu rangkaian bunga bisa menyampaikan “aku ada di pihakmu” atau “aku berdiri bersamamu”.4. Simbol Kehidupan dan Ketidakkekalan
Bunga yang mekar dengan indah, tapi cepat layu, menjadi metafora alami bagi kehidupan manusia, yaitu indah, rapuh, dan hanya sementara. Kehadiran bunga di pemakaman mengingatkan kita akan nilai hidup sekaligus menghormati keindahan hidup yang telah dijalani almarhum.5. Sebagai Penenang
Warna lembut, aroma bunga, dan keindahan visual bunga juga bisa menenangkan suasana hati yang penuh duka. Warna-warna lembut seperti putih, krem, atau pastel diharapkan bisa menghadirkan rasa damai bagi mereka yang sedang bersedih.6. Wujud Nyata Kepedulian
Kematian bisa membuat keluarga merasa sedih dan tak berdaya. Memberikan bunga adalah tindakan kecil untuk menunjukkan dukungan dan kepedulian kepada keluarga yang berduka.7. Simbol Duka yang Dirasakan Bersama
Ketika banyak orang membawa bunga, hal ini semacam berbagi duka dan kesedihan. Bagi keluarga yang berduka, pemandangan ini memberi rasa dipedulikan atau didukung, menunjukkan bahwa mereka tidak menanggung kesedihan sendirian.Tips Memilih Karangan Bunga

Mengirim karangan bunga duka cita menjadi salah satu cara untuk menyampaikan rasa simpati, penghormatan, sekaligus dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka. Agar pesan tersampaikan dengan tepat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih karangan bunga duka cita.
1. Pilih Jenis Bunga yang Bermakna Simpati
Tidak ada aturan baku tentang jenis bunga apa yang harus dipilih. Hampir semua jenis bunga bisa digunakan sebagai karangan bunga duka cita, tapi setiap jenis bunga memiliki makna yang berbeda.Bunga lili, krisan, atau mawar putih merupakan pilihan yang umum digunakan karena melambangkan ketulusan, kedamaian, sekaligus penghormatan terakhir kepada almarhum.
2. Gunakan Warna yang Sopan dan Netral
Karangan bunga duka cita biasanya menggunakan warna yang lembut dan tidak mencolok, seperti putih, krem, atau warna-warna pastel. Warna-warna tersebut melambangkan ketenangan, kesucian, dan kedamaian.Ini bisa menjadi bentuk penghormatan terhadap orang yang telah meninggal maupun yang ditinggalkan. Menghindari warna yang terlalu cerah dapat membantu menjaga kesan khidmat dalam suasana duka.
3. Perhatikan Ukuran dan Bentuk Karangan Bunga
Di Indonesia, karangan bunga duka cita umumnya berbentuk papan bunga besar yang diletakkan di lokasi rumah duka atau tempat persemayaman. Namun, ukuran dan bentuknya bisa disesuaikan.Jika perlu, pertimbangkan kondisi rumah duka. Apabila berada dalam lingkungan yang sempit (misalnya di dalam gang) atau rumahnya tidak terlalu luas, pertimbangkan untuk mengirim karangan bunga duka cita yang tak terlalu besar agar tidak merepotkan keluarga yang tengah berduka.
4. Sertakan Ucapan Belasungkawa yang Sopan
Pesan yang tertulis pada karangan bunga juga menjadi bagian penting dalam menyampaikan rasa duka. Ucapan biasanya singkat, jelas, dan penuh empati, misalnya “Turut Berduka Cita” atau “Turut Berbelasungkawa atas Berpulangnya…”.Meski terkesan sederhana, kalimat yang tulus dapat memberikan dukungan emosional bagi pihak keluarga yang ditinggalkan.
5. Pilih Toko Bunga yang Tepat
Memesan karangan bunga dari toko bunga yang berpengalaman dapat membantu memastikan kualitas bunga, desain rangkaian, serta ketepatan waktu pengiriman. Hal ini penting agar karangan bunga dapat tiba di lokasi tepat waktu dan tetap terlihat segar.Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki. Harga karangan bunga bisa sangat bervariasi, tergantung lokasi, desain bunga, hingga ukurannya. Rata-rata harga karangan bunga duka cita berkisar antara Rp300.000 hingga Rp1.000.000.
Itulah penjelasan tentang mengapa memberikan karangan bunga duka cita menjadi tradisi ketika ada orang yang meninggal dunia. Bunga menjadi simbol empati, penghormatan, dan cara sederhana untuk menyampaikan rasa kehilangan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Melalui karangan bunga, seseorang dapat menunjukkan kepedulian dan kehadiran secara emosional, bahkan ketika tidak dapat hadir secara langsung. Karena itulah, tradisi ini tetap bertahan hingga sekarang sebagai bentuk ungkapan belasungkawa yang penuh makna.
Temukan informasi menarik seputar bunga, mulai dari maknanya, cara merawat, hingga rekomendasi jenis bunga untuk berbagai kesempatan di kumpulan artikel berikut:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id







































