Menuju konten utama

Mau Tambah Investasi, Lotte Group Minta Hambatan Impor Dihapus

Raksasa petrokimia asal Korea Selatan Lotte Group berniat menambah investasinya di Indonesia, dengan membangun kompleks petrokimia skala besar.

Mau Tambah Investasi, Lotte Group Minta Hambatan Impor Dihapus
Lotte Mart dari iLOTTE.com. foto/rilis Lotte
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Lotte Group bakal menambah investasinya di sektor petrokimia di Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, mengatakan perusahaan asal Korea Selatan tersebut juga akan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan rencana tersebut.

"Jadi, mereka ada ekspansi. Nanti, mungkin secara detail setelah mereka dari Istana. Nanti kan kita bisa kasih juga (informasinya), ya. Supaya secara resmi sudah disampaikan apa saja resminya, rencana yang mereka (akan) lakukan di Indonesia," ujarnya saat ditemui usai acara Apindo-FKI Business Roundtable, di The Langham Hotel, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2025).

Pada kesempatan yang sama, Presiden Lotte Group, Shin Dong Bin, mengatakan bahwa perusahaannya berkomitmen mendukung transformasi Indonesia dari negara pengekspor minyak mentah menjadi pemain utama di industri petrokimia.

Dalam hal ini, perluasan investasi Lotte akan dilakukan melalui pembangunan kompleks petrokimia skala besar. Meski begitu, untuk meningkatkan realisasi investasi Korea Selatan di Indonesia serta mendorong kerja sama yang lebih erat antar kedua negara, Ia meminta dukungan berupa akselerasi pembangunan infrastruktur, perbaikan regulasi hingga penghapusan hambatan-hambatan impor.

"Kami juga memohon dukungan agar perusahaan-perusahaan Korea dapat turut serta dalam berbagai proyek skema Kerjasama Pemerintah dan Swasta (Public-Private Partnership/PPP) yang sedang dikembangkan di Indonesia," tambah Shin.

Sebagai informasi, selain tambahan investasi dari Lotte, Indonesia juga tengah menjajaki berbagai macam proyek investasi dengan Korea Selatan. Beberapa sektor yang disasar dalam penjajakan tersebut antara lain kendaraan listrik, ritel, petrokimia, teknologi hijau, teknologi finansial (tekfin/fintech), sertamanufaktur.

Baca juga artikel terkait IMPOR atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Ekbis
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana