Menuju konten utama

Link Unduh Juknis Kerangka Asesmen TKA 2025 PDF

Link unduh Juknis Kerangka Asesmen TKA 2025 dalam bentuk file PDF. Apa saja muatan dan kompetensi yang diujiankan saat TKA 2025?

Link Unduh Juknis Kerangka Asesmen TKA 2025 PDF
Seorang guru yang merupakan Aparatur Negara Sipil (ASN) berinteraksi dengan siswa saat memberi pelatihan tata cara upacara di SD Negeri Pekunden, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/6/2025). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Link unduh Juknis Kerangka Asesmen TKA 2025 sudah bisa diakses dalam bentuk file PDF. Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah kegiatan pelaporan capaian akademik individu murid dengan menggunakan penilaian terstandar.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sudah merilis Perkaban No 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA 2025.

Link unduh bisa diperoleh para pendidik maupun satuan pendidikan dalam rangka menunjang program kegiatan.

Selain itu, mata pelajaran dan jenis soal TKA 2025 juga bisa dipelajari melalui Perkaban No. 047/H/AN/2025 Tentang Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/Sederajat.

Link Download Perkaban No. 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA 2025

Kerangka Asesmen TKA 2025 bisa diunduh untuk kepentingan berbagai pihak, baik guru, pendamping, wali murid, dan murid. Gunanya untuk mengetahui apa saja yang diujikan. Kemendikdasmen telah menentukan aturan terkait TKA 2025.

Dalam Kerangka Asesmen tersebut dijelaskan secara rinci terkait tujuan hingga apa materi hingga muatan TKA 2025. Untuk mengunduhnya, bisa langsung klik tautan di bawah ini:

Link Download Perkaban No. 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA 2025

MPLS sekolah rakyat di Padang

Sejumlah siswa baru mengikuti pembukaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang, di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Padang, Sumatera Barat, Senin (14/7/2025). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.

Mata Pelajaran dan Jenis Soal TKA 2025

Beberapa informasi terkait mata pelajaran dan jenis soal bakal muncul dalam TKA 2025 untuk dinilai secara standar yang sama. Maka dari itu, para murid dan guru perlu mengetahui daftar mata pelajaran dan jenis soal.

Hal ini agar persiapan para murid juga bisa lebih maksimal menghadapi ujian yang telah terstandarisasi. Adapun mata pelajaran yang diuji telah dipaparkan untuk jenjang pendidikan SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/sederajat.

Tidak semua mata pelajaran akan dites dalam TKA 2025. Mata pelajaran yang akan diujikan mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika. Para peserta TKA nantinya mengerjakan kedua pelajaran tersebut.

Sementara itu, jenis soal yang diujikan dalam TKA mencakup soal tunggal dan soal grup. Soal tunggal adalah soal yang berdiri sendiri dan tidak berhubungan dengan soal yang lainnya. Sementara, soal grup yakni kumpulan soal yang mengacu pada satu stimulus yang sama.

Bentuk soal dalam TKA 2025 mencakup tiga macam, di antaranya adalah:

1. Pilihan ganda sederhana

Hanya satu pilihan jawaban yang benar. Peserta diminta memilih satu jawaban dari pilihan yang tersedia.

2. Pilihan ganda kompleks (PGK) model multiple choice multiple answers (MCMA)

Kemungkinan lebih dari satu pilihan jawaban benar. Peserta diminta memilih lebih dari satu pilihan yang dianggap benar.

3. Pilihan ganda kompleks (PGK) model kategori.

Beberapa pernyataan yang semuanya perlu direspon, misalnya dengan pilihan "benar" atau "salah" dan "sesuai" atau "tidak sesuai". Peserta diminta untuk memberi respon untuk masing-masing pernyataan tersebut.

Muatan dan Kompetensi yang Diujiankan saat TKA 2025

Pada bagian ini akan dijelaskan muatan dan kompetensi yang akan diuji saat pelaksanaan TKA 2025. Urutan muatan dan kompetensi bermula dari jenjang pendidikan SD/MI/sederajat lalu SMP/MTs/Sederajat.

Muatan dan kompetensi masing-masing jenjang pendidikan mencakup dua mata pelajaran. Hal ini karena mata pelajaran yang diuji ada dua, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.

Berikut muatan dan kompetensi yang akan diujikan dalam TKA 2025:

1. SD/MI/sederajat

Bahasa Indonesia

TKA Bahasa Indonesia SD/MI/ sederajat fokus membaca karena menjadi salah satu keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

Muatan

Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi.

Teks informasi : teks berisi fakta sederhana dari berbagai bidang atau topik serta berskala lokal dan nasional.

Teks fiksi : cerita berupa fantasi atau faktual (sejarah/biografi) dengan latar cerita konkret,tokoh berkarakter datar, konflik tunggal dengan penyelesaian tertutup, alur maju serta sudut pandang orang pertama.

Teks yang digunakan TKA punya karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana

  • Karakteristik kosakata: kata dasar, kata berimbuhan, kata konkret, dominan makna denotatif, makna konotatif konteks terbatas.
  • Karakteristik kalimat: jumlah kata 3-7 per kalimat, dengan pola kalimat dasar SPOK, struktur bahasa tulis bercampur bahasa lisan terbatas.
  • Karakteristik wacana: kohesi pengacuan/referensi, konjungsi antarparagraf penambahan/penjelasan dengan panjang teks 150-200 kata (kecuali teks puisi).
Kompetensi

Aspek keterampilan membaca yang diukur yakni:

  • Identifikasi informasi tersurat dalam teks;
  • Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan nenyajikan kembali informasi tersurat dalam tek: mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalat teks;
  • Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks; dan menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.
Aspek-aspek tersebut dikelompokkan ke dalam tiga kompetensi yakni:

  • Pemahaman tekstual : kemampuan untuk mengetahui informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks
  • Pemahaman inferensial : kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks.
  • Evaluasi dan apresiasi : kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, tanggapi teks secara emosional dan estetis dengan pertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.
Matematika

TKA Matematika SD/MI/sederajat untuk ukur kemampuan murid paham soal fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah.

Muatan

Muatan TKA Matematika SD/MI/sederajat mengarah ke elemen kurikulum atau materi yang dipelajari murid di Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Elemen ini meliputi bilangan, geometri dan pengukuran, dan data.

Pengetahuan matematika diukur lewat permasalahan dalam konteks matematika dan permasalahan keseharian lewat kejadian atau situasi personal, keluarga, atau lingkungan sekitar.

Kompetensi

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SD/MI/sederajat mengukur kemampuan matematis pengetahuan matematika, representasi matematis, penalaran, pemecahan masalah matematis, dan koneksi matematis.

Kemampuan matematis diukur pada tiga level kognitif, mulai dari Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing and Understanding), Aplikasi (Applying), dan Penalaran (Reasoning).

Kemampuan matematis dalam setiap cakupan sub-elemen memungkinkan diukur dalam satu atau beberapa level kognitif. Setiap level kognitif mencakup beberapa proses berpikir.

2. SMP/MTs/sederajat

Bahasa Indonesia

Sama dengan TKA Bahasa Indonesia SD/MI/ sederajat, untuk jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat juga difokuskan pada keterampilan membaca.

Muatan

Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yakni:

  • Teks informasi : teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik yang berskala lokal, nasional, atau global. Teks informasi dapat berupa teks tunggal maupun teks jamak.
  • Teks fiksi : cerita rekaan bersifat faktual (sejarah/biografi) atau realisme dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur campuran, serta sudut pandang orang ketiga.
Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana:

  • Karakteristik kosakata: kata umum, kata berimbuhan/konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, makna konotatif konteks tertentu.
  • Karakteristik kalimat: jumlah kata per kalimat 5-9 kata, kalimat tunggal berbagai pola, kalimat majemuk setara.
  • Karakteristik wacana: kohesi penyulihan/substitusi, konjungsi antar paragraf perbandingan dan penekanan/ intensifikasi, penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi dengan panjang teks 200-250 kata (kecuali puisi).
Kompetensi

Aspek keterampilan membaca yang diukur adalah:

  • Identifikasi informasi tersurat dalam teks
  • Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks
  • Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks
  • Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks
  • Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.
Aspek-aspek di atas akan dikelompokkan ke dalam tiga kompetensi, yaitu:

  • Pemahaman tekstual : kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks;
  • Pemahaman inferensial : kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks
  • Evaluasi dan apresiasi : kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.
Matematika

TKA Matematika SMP/MTs/sederajat juga mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan mereka dalam menerapkan pengetahuan matematika untuk selesaikan sebuah masalah.

Muatan

Muatan TKA Matematika SMP/MTs/ sederajat mengarah ke elemen kurikulum atau materi matematika yang dipelajari murid yang ada pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka berupa: bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang.

Penggunaan logika matematika diintegrasikan langsung menggunakan elemen matematika yang ada di kurikulum. Pengetahuan matematika diukur lewat permasalahan dalam konteks matematika dan keseharian yang dapat meliputi kejadian atau situasi personal,

keluarga, atau lingkungan sekitar yang bersifat lokal.

Kompetensi

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SMP/MTs/ sederajat ukur kemampuan matematis terkait pengetahuan matematika, representasi matematis, penalaran dan penggunaan logika matematis, pemecahan masalah matematis, dan koneksi matematis.

Apabila pembaca ingin mengetahui informasi atau artikel lainnya yang terkait TKA dapat mengakses tautan di bawah ini:

Link Kumpulan Artikel Program Guru

Baca juga artikel terkait UJI KOMPETENSI atau tulisan lainnya dari Lita Candra

tirto.id - Edusains
Kontributor: Lita Candra
Penulis: Lita Candra
Editor: Beni Jo