tirto.id - Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa SMA/SMK dijadwalkan berlangsung pada November 2025. Bagi yang memilih mata pelajaran PKN, kini sudah tersedia kisi-kisi materi yang bisa dijadikan panduan belajar.
Semua siswa tingkat akhir SD, SMP, dan SMA/SMK dari jalur formal, nonformal, maupun informal dapat mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). TKA diselenggarakan untuk melengkapi penilaian sekolah yang belum sepenuhnya objektif dan sulit dibandingkan antar wilayah.
Meskipun tidak digunakan sebagai penentu kelulusan, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) mencerminkan pencapaian belajar siswa dan bisa digunakan sebagai salah satu syarat dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, termasuk penerimaan mahasiswa baru.
Materi PKN dalam Tes Kemampuan Akademik
Soal TKA ada dua jenis, yaitu pilihan ganda biasa dengan satu jawaban benar dan pilihan ganda kompleks yang bisa memiliki lebih dari satu jawaban benar. Kementerian juga menyediakan kisi-kisi soal secara terbuka, termasuk untuk mata pelajaran PKN sebagai bahan belajar.
TKA Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan/Pendidikan Pancasila berisi materi tentang Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Tes ini bertujuan mengukur kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika.
Komitmen sebagai warga negara yang cerdas, demokratis, dan bertanggung jawab dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia turut menjadi bagian dalam materi tes TPA PKN.
Muatan TKA Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan/Pendidikan Pancasila disusun berdasarkan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Materi yang diujikan mencakup Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, identitas nasional, hak asasi manusia, dan demokrasi Pancasila.
Kisi-Kisi dan Matriks Asesmen TKA Materi PKN
Matriks asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran PKN dibuat untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi utama seperti Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Materi tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa submateri, misalnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi, isi dan penerapan Undang-Undang Dasar 1945, makna keberagaman dalam Bhinneka Tunggal Ika, serta komitmen menjaga keutuhan NKRI.
Asesmen ini bertujuan mengukur berbagai kompetensi siswa, mulai dari kemampuan menjelaskan, menerapkan, dan menganalisis berbagai materi utama yang diuji.
Pusmendik telah merilis kisi-kisi, termasuk contoh soal untuk TKA mata pelajaran PKN. Soal TKA terdiri dari pilihan ganda biasa dengan satu jawaban benar dan pilihan ganda kompleks dengan lebih dari satu jawaban benar.
Berikut ini adalah 5 contoh soal TKA PKN untuk jenjang SMA/SMK sederajat.
1. Pada awal kemerdekaan Indonesia, terdapat perdebatan tajam tentang dasar negara karena perbedaan keinginan antara negara berdasarkan agama tertentu, paham sekuler, dan sosialisme. Namun pada akhirnya, Pancasila dipilih sebagai dasar dan ideologi negara. Alasan utama Pancasila diterima sebagai ideologi negara dalam situasi keberagaman ideologis tersebut karena Pancasila ….
a. menyatukan paham ideologi-ideologi yang berkembang di masyarakat
b. berfungsi sebagai identitas nasional yang menghilangkan keberagaman
c. menjadi dokumen resmi pertama yang ditulis dalam Pembukaan UUD 1945
d. menyatukan perbedaan pandangan seluruh golongan masyarakat secara adil
e. merupakan ideologi yang nilai-nilainya mudah diterapkan pada masa tersebut
Jawaban: D
2. Pada suatu masyarakat adat di suatu desa terpencil, terjadi penolakan terhadap pembangunan gedung pemerintah desa, karena merasa tidak membutuhkan fasilitas tersebut. Pemerintah daerah setempat berupaya mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan dengan melakukan dialog dan bertemu dengan para tokoh masyarakat adat. Solusi yang dilakukan dengan mengangkat beberapa tokoh adat menjadi petugas di kantor desa tersebut.
a. menunjukkan kewenangan pemerintah pusat dalam mengendalikan masyarakat adat
b. memudahkan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat adat
c. pemerintah menyadari masyarakat adat memiliki kekuasaan penuh pada daerahnya
d. hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik dapat dipenuhi secara merata
e. menghindari konflik yang dapat merusak hubungan pemerintah dan masyarakat adat
Jawaban: B,D,E
3. Platform media sosial tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dijadikan sebagai sarana menyuarakan aspirasi politik, membentuk opini publik, bahkan memengaruhi kebijakan publik. Berdasarkan ilustrasi, dampak strategis tersebut terhadap eksistensi NKRI yaitu ….
a. menguatkan stabilitas nasional dengan penyebaran informasi yang cepat dan merata ke seluruh wilayah
b. mendorong kemandirian masyarakat daerah dalam menentukan kebijakan politik secara otonom
c. meningkatkan risiko disintegrasi apabila informasi tersebut disalahgunakan oleh masyarakat
d. menumbuhkan kesadaran politik masyarakat yang mampu mengurangi konflik antarwilayah
e. menghasilkan kebijakan publik yang dapat menyerap seluruh keinginan dari masyarakat
Jawaban: C
4. Pemerintah daerah di suatu kabupaten mengusulkan pembangunan rumah sakit baru di wilayah pegunungan. Usulan tersebut kemudian disetujui dan mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat. Pembangunan berjalan lancar karena adanya hubungan dalam bentuk koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.
Berdasarkan ilustrasi tersebut, manfaat dari hubungan tersebut, yakni …
a. menguatkan peran pemerintah pusat di daerah karena kesehatan merupakan urusan wajib
b. meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada semua masyarakat secara merata dan adil
c. menjamin terlaksananya semua kewajiban pemerintah pusat di daerah pada urusan kesehatan
d. memenuhi semua kebutuhan daerah dengan bantuan dana secara penuh oleh pemerintah pusat
e. menyelenggarakan urusan kesehatan masyarakat yang modern dan lengkap untuk masyarakat
Jawaban: B
5. Pada setiap penyusunan peraturan perundang-undangan, DPR bersama pemerintah secara musyawarah melakukan pembahasan dengan berpedoman pada Pancasila sebagai landasan filosofis. Hal tersebut merupakan salah satu perwujudan Pancasila sebagai dasar negara.
Berdasarkan ilustrasi tersebut pentingnya Pancasila sebagai dasar negara, yaitu….
a. menjadi dasar dalam mengambil keputusan oleh para tokoh penting bangsa
b. merupakan cita-cita hukum yang harus ditaati oleh seluruh bangsa Indonesia
c. mengakui Pancasila sebagai ideologi negara yang telah ditetapkan pendiri bangsa
d. manifestasi dari kesepakatan yang telah dirumuskan saat sebelum kemerdekaan
e. menunjukkan kepada dunia bahwa ideologi Pancasila dihormati seluruh bangsa Indonesia
Jawaban: B
Tirto telah merangkum sejumlah informasi penting mengenai Tes Kemampuan Akademik. Yuk, cek artikel selengkapnya dengan klik tautan di bawah ini!
Penulis: Anne Anisa
Editor: Indyra Yasmin
Masuk tirto.id

































