Menuju konten utama

KDM Gelar Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan, Segini Hadiahnya

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), menggelar Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan Jabar 2025. Dimulai 1 Agustus dengan hadiah hingga Rp7,5 miliar.

KDM Gelar Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan, Segini Hadiahnya
Ilustrasi Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi atau populer dengan nama KDM. (Dini Putri Rahmayanti/Tirto.id)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), menggelar Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan Jabar 2025. Kompetisi untuk membangun daerah ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Jawa Barat mulai tanggal 1 Agustus hingga Desember mendatang.

Mengutip informasi yang dibagikan KDM lewat akun Instagramnya, seluruh warga Jawa Barat disuruh mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba. Adapun Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan 2025 ini menilai bermacam-macam aspek pengelolaan wilayah.

Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa Anugerah Gapura Sri Baduga. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mempersiapkan hadiah stimulus dana pembangunan dengan nilai total puluhan miliar rupiah.

Aspek Penilaian Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan Jabar 2025

Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan Jabar 2025 yang diselenggarakan KDM menilai berbagai aspek. Khususnya menilai hal-hal yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta pengelolaan desa dan kelurahan.

“Buat seluruh warga Jabar, siap-siap ya. Provinsi Jawa Barat dan seluruh kabupaten-kota menyelenggarakan Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan,” ujar Dedi Mulyadi dalam akun Instagram miliknya, yaitu @dedimulyadi71.

Dengan begitu, perlombaan ini bukan hanya menunjukkan persaingan antarwilayah perihal layanan dan pengelolaan desanya. Namun, dijalankan untuk mengupayakan peningkatan kedua aspek tersebut.

Ada aspek penilaian Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan yang meliputi pengelolaan keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Kemudian, bidang sosial seperti program Keluarga Berencana (KB) dan semangat toleransi.

Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan juga menilai berbagai aspek lain seperti pengelolaan kebersihan, pengembangan pendidikan, serta program-program dengan tema pembangunan lainnya.

Dalam kompetisi ini, KDM sebagai Gubernur Jabar juga turut mengingatkan berbagai elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Mulai dari lurah, kepala desa, RT, RW, dan seluruh warga.

“Ayo seluruh kepala desa, kepala kelurahan, RT, RW, semuanya dan seluruh warganya, persiapkan desa dan kelurahan Anda,” ujar Dedi melalui akun Instagram pribadinya.

Hadiah Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan Jawa Barat 2025

Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan Jabar 2025 yang diselenggarakan KDM akan memberikan hadiah Anugerah Gapura Sri Baduga. Selain itu, ada sejumlah dana stimulus tertinggi hingga Rp7,5 miliar.

Hadiah Lomba Pembangunan Desa & Kelurahan Jawa Barat 2025 ini dibedakan berdasarkan tingkatan wilayah. Juara tingkat kecamatan akan mendapatkan dana pembangunan senilai Rp200 juta.

“Juara di tingkat kecamatan akan mendapat stimulus pembangunan tahun 2026 sebesar Rp 200 juta. Juara kabupaten/kota akan menerima Rp 1 miliar,” kata KDM.

Sesuai ungkapan KDM di atas, pemenang lomba di tingkatan kabupaten/kota akan diberikan nominal dana stimulus pembangunan sebesar Rp1 miliar. Ketentuan hadiah tersebut akan semakin tinggi mengikuti tingkatannya.

Adapun hadiah lomba Pembangunan Desa & Kelurahan Jabar 2025 untuk tingkatan provinsi lebih besar. Juara pertama memperoleh Rp7,5 miliar, juara kedua Rp5 miliar, dan juara ketiga Rp2,5 miliar.

Selain memberikan apresiasi dan hadiah dana, KDM sebagai pemimpin juga akan menginformasikan sejumlah wilayah yang diklaim memiliki pengelolaan buruk. Publikasi ini bertujuan untuk mengevaluasi seluruh pihak di wilayah Jabar.

Dengan menunjukkan keburukan masing-masing daerah, lomba diharapkan dapat menghasilkan peningkatan kualitas wilayah. Khususnya peningkatan pada bidang pembangunan layanan dan pengelolaannya.

Baca juga artikel terkait DEDI MULYADI atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Syamsul Dwi Maarif