Menuju konten utama

Kapan Wukuf di Arafah 2025 dan Jatuh Pada Hari Apa?

Rasulullah SAW menyebut bahwa "Haji adalah Arafah", menandakan pentingnya momen ini dalam keseluruhan prosesi penyelenggaraan ibadah haji.

Kapan Wukuf di Arafah 2025 dan Jatuh Pada Hari Apa?
Ilustrasi saat wukuf di Arafah. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

tirto.id - Ibadah haji tahun 2025 telah resmi dimulai, ditandai dengan pemberangkatan gelombang pertama jemaah dari berbagai embarkasi di Indonesia sejak awal Mei.

Para calon haji lebih dulu masuk ke asrama haji sebelum diterbangkan ke Tanah Suci secara bertahap. Momen ini menjadi titik awal dari perjalanan spiritual yang dinanti oleh umat Islam dari seluruh dunia.

Keberangkatan jemaah berlangsung dalam dua gelombang. Di tengah proses yang terus berjalan, atmosfer penyelenggaraan haji mulai terasa, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. Jemaah telah mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual untuk menjalani ibadah dengan khidmat dan tertib.

Puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, menjadi momen paling krusial. Ribuan jemaah dari Indonesia, bersama jutaan umat Muslim lainnya, akan berkumpul di padang Arafah untuk berdoa dan bermunajat. Seluruh perhatian kini tertuju pada kesiapan jemaah serta kelancaran prosesi ibadah di Tanah Suci.

Kapan Wukuf di Arafah Tahun 2025 dan Jatuh Pada Hari Apa?

Wukuf di Arafah tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2025, bertepatan dengan 9 Zulhijjah 1446 Hijriyah. Sebagai puncak ibadah haji, wukuf merupakan rukun yang paling esensial.

Ibadah ini dilakukan dengan berdiam diri dan memperbanyak doa serta zikir di Padang Arafah sejak tergelincirnya matahari hingga menjelang malam.

Ribuan jemaah asal Indonesia, baik dari gelombang pertama maupun kedua, diperkirakan sudah berada di Makkah dan bersiap menuju Arafah. Biasanya, pergerakan menuju Arafah dimulai sehari sebelumnya, di bawah pengawasan ketat dari otoritas haji Saudi dan petugas masing-masing negara.

Secara spiritual, wukuf merupakan momen paling hening dan reflektif bagi jemaah. Dalam suasana kesetaraan, tanpa atribut duniawi, seluruh jemaah hadir mengenakan pakaian ihram dan berdoa dalam keheningan padang Arafah.

Rasulullah SAW bahkan menyebut bahwa "Haji adalah Arafah", menandakan pentingnya momen ini dalam keseluruhan prosesi penyelenggaraan ibadah haji. Seluruh puncak ibadah haji 1446 H akan berpusat pada hari tersebut.

Setelahnya, jemaah akan melanjutkan ke Muzdalifah, Mina, dan Makkah untuk menyelesaikan rangkaian ibadah lanjutan seperti mabit, melontar jumrah, dan tawaf ifadah.

Hari Tasyrik akan dimulai pada 7 Juni 2025, menandai tahapan akhir dari ibadah haji. Bagi setiap jemaah, wukuf di Arafah menjadi pengalaman spiritual yang mendalam dan tak terlupakan.

Jadwal Keberangkatan Haji 2025 Kloter 2

Jemaah haji Kloter 2 dijadwalkan masuk asrama haji pada 1 Mei 2025, bertepatan dengan 3 Dzulqa’dah 1446 H. Kloter ini termasuk dalam gelombang pertama yang direncanakan terbang menuju Madinah.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2025 dari Kementerian Agama, keberangkatan gelombang pertama berlangsung dari 2 hingga 16 Mei, dengan Kloter 2 diperkirakan berangkat pada 2 atau 3 Mei, menyesuaikan jadwal masing-masing embarkasi.

Setibanya di Madinah, jemaah Kloter 2 akan melaksanakan ibadah Arbain di Masjid Nabawi selama delapan hingga sembilan hari. Mereka dijadwalkan bergerak ke Makkah mulai 11 Mei. Perjalanan antar kota ini dilakukan dengan bus yang dikawal petugas untuk menjamin keamanan dan keteraturan.

Adapun, pemulangan jemaah Kloter 2 akan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, sebagai bagian dari gelombang pertama kepulangan. Rentang kepulangan dijadwalkan antara 11 hingga 20 Juni 2025.

Jemaah akan pulang setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah, termasuk wukuf di Arafah pada 5 Juni dan prosesi Hari Tasyrik yang berakhir pada 9 Juni.

Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Astam Mulyana

tirto.id - Edusains
Kontributor: Astam Mulyana
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Indyra Yasmin