Menuju konten utama

Daftar Layanan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Kemenag menyiapkan layanan untuk jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, terdiri: akomodasi, transportasi, komsumsi, dan layanan umum. Cek apa saja layanannya.

Daftar Layanan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Umat muslim berdoa disekitar kabah dan masjidil haram dalam ibadah haji di Mekkah. ANTARA FOTO/ REUTERS/Ahmad Masood
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Musim haji 2025 tinggal menghitung hari. Kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan diberangkatkan pada awal Mei 2025.

Kementerian Agama (Kemenag) RI saat ini juga telah merampungkan berbagai persiapan, termasuk memastikan layanan terbaik bagi jemaah selama berada di Arab Saudi.

Persiapan itu mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi, semuanya telah disiapkan secara matang. Simak daftar lengkap layanan yang akan diterima jemaah haji Indonesia tahun ini.

Daftar Layanan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi, Dapat Apa Saja?

Kemenag melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) melaporkan, layanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi telah disiapkan secara menyeluruh.

Dalam laman resminya, disebutkan bahwa layanan tersebut mencakup lima aspek utama, yaitu: konsumsi, transportasi, akomodasi, layanan umum, serta layanan konsumsi khusus selama puncak ibadah haji di Masyair Muqaddasah (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Seluruh layanan ini dirancang untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran jemaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji tahun 2025. Berikut detail layanan bagi jemaah haji Indonesia:

1. Akomodasi

Akomodasi yang nyaman, aman, dan strategis akan memastikan jemaah dapat beristirahat dengan baik setelah menjalani aktivitas ibadah yang padat, sehingga mereka bisa menjaga stamina dan kekhusyukan dalam beribadah.

Untuk tahun 2025, Kemenag telah menyiapkan 205 hotel di Makkah dan 95 hotel di Madinah, yang akan menjadi tempat tinggal jemaah haji Indonesia.

Akomodasi di Makkah:

  • Jarak paling jauh hanya 4,5 km dari Masjidil Haram
  • Disewa penuh selama musim haji (full musim)
  • Mudah diakses oleh transportasi bus shalawat
  • Distribusi konsumsi dilakukan langsung ke hotel
  • Memenuhi standar kualitas kenyamanan dan kebersihan
Akomodasi di Madinah

  • Berlokasi di kawasan strategis (Markaziyah)
  • Jarak terjauh ke Masjid Nabawi sekitar 850 meter
  • Disewa full musim
  • Telah memenuhi standar kualitas

2. Transportasi

Terdapat tiga jenis layanan transportasi yang disiapkan:

  • Transportasi antar kota perhajian

    rute Madinah – Makkah, Jeddah – Makkah, Makkah – Jeddah, dan Makkah – Madinah.

  • Bus Shalawat

    Transportasi dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya, tersedia selama 24 jam.

  • Transportasi saat Masyair

    Melayani jemaah selama puncak ibadah haji: Arafah – Muzdalifah – Mina (Armina).

3. Konsumsi (termasuk saat Masyair Muqaddasah)

Kemenag menggandeng puluhan perusahaan katering untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah selama di Arab Saudi, termasuk saat prosesi puncak ibadah haji.

Total konsumsi per jemaah: 127 kali makan per jemaah. Total keseluruhan box untuk jemaah haji dari Indonesia sebanyak 25,8 juta box.Berikut rincian konsumsi per jemaah:

  • Di Makkah: total 84 kali makan (3x sehari), disiapkan oleh 55 perusahaan katering
  • Di Madinah: total 27 kali makan (3x sehari), disiapkan oleh 21 perusahaan katering
  • Saat Masyair (Arafah, Muzdalifah, Mina): total 15 kali makan + 1 kali snack (3x sehari)
Kemenag juga menekankan pentingnya penggunaan produk dalam negeri oleh perusahaan katering, khususnya untuk bumbu masakan. Dari total kebutuhan sekitar 611 ton bumbu, sebanyak 475 ton di antaranya dipenuhi langsung dari Indonesia.

4. Layanan Umum

Meliputi pengelolaan kebersihan, sanitasi, keamanan lingkungan, serta pelayanan informasi di pemondokan dan titik-titik aktivitas jemaah.

Baca juga artikel terkait INFO HAJI atau tulisan lainnya dari Wulan AE

tirto.id - Edusains
Kontributor: Wulan AE
Penulis: Wulan AE
Editor: Dicky Setyawan