Menuju konten utama

Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga terdampak gempa NTT yang membutuhkan bantuan.

Update Gempa NTT: 47 Meninggal, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap korban tewas di Pelabuha L.Say Maumere, Sabtu (15/8/2026). Foto/ Dok.Basarna Maumere
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA, dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 79 orang yang terdampak gempa NTT. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 40 orang meninggal dunia, 40 orang mengalami luka-luka, dan 1 orang masih dilaporkan tertimbun.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan seluruh personel dan sarana yang dimiliki dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.

"Kantor SAR Maumere mengerahkan seluruh personel ke wilayah yang menjadi pusat gempa di Nagekeo. Kami juga menggerakkan KN SAR Puntadewa untuk mengoptimalkan operasi SAR. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman," ujar Fathur.

Fathur menambahkan, pendataan korban masih terus dilakukan dan dikoordinasikan dengan BPBD setempat. Sementara itu, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan pertolongan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

Sebanyak 281 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Personel berasal dari unsur TNI, KSOP, Polri, BPBD, PMI, Pemerintah Daerah, serta potensi SAR lainnya. Mereka ditempatkan di sejumlah titik terdampak untuk mempercepat proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban.

Operasi SAR hingga saat ini masih berlangsung. Tim SAR Gabungan memprioritaskan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun serta evakuasi masyarakat terdampak ke lokasi yang aman.

Sementara itu, data terbaru yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 18.48 WIB, mencatat korban meninggal dunia sudah mencapai 47 orang.

Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Manggarai Barat 1 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang. Selain korban ini, petugas mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka.

Data sementara sore tadi, pukul 17.00 WIB, Sabtu (15/8), total rumah rusak berat mencapai 157 unit, rusak sedang 41 unit dan rusak ringan 148 unit. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas Pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, kantor 6 unit dan sejumlah fasilitas umum lain.

Baca juga artikel terkait GEMPA NTT atau tulisan lainnya dari Mario Wihelmus PS

tirto.id - Flash News
Kontributor: Mario Wihelmus PS
Penulis: Mario Wihelmus PS
Editor: Bayu Septianto