tirto.id - Pemerintah berencana membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk lulusan SMA di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pihaknya menyiapkan sekitar 380 lowongan untuk lulusan SMA guna mengisi posisi teknis di lapangan.
“Kalau di [Kementerian] Keuangan sendiri kita enggak lama seperti saya bilang dulu kan buka di Bea Cukai [untuk] 380 lulusan SMA. Udah berapa bulan ini enggak jadi-jadi...” ujar Purbaya, dikutip dari Antara News, Selasa (7/4/2026).
Ia menyebut, rekrutmen tersebut untuk memenuhi kebutuhan tenaga operasional di berbagai wilayah kerja. Penempatan dilakukan sesuai kebutuhan unit, seperti di pelabuhan, bandara, dan kawasan perbatasan.
Menurut Purbaya, kebutuhan tenaga teknis di lapangan menjadi alasan utama percepatan pelaksanaan rekrutmen tersebut.
Kebutuhan Pegawai Kemenkeu
Sebagai informasi, rencana penerimaan CPNS lulusan SMA di lingkungan Bea dan Cukai sebenarnya sudah disampaikan sejak November 2025. Saat itu Purbaya mengungkap kebutuhan ratusan tenaga untuk mendukung operasional Bea Cukai di berbagai daerah.
Adapun rencana rekrutmen di lingkungan Kementerian Keuangan tercantum dalam Renstra Kemenkeu 2025-2029.
Dalam dokumen disebut bahwa kebutuhan rekrutmen pegawai Kementerian Keuangan setiap tahun meliputi: 2.100 orang (2025), 4.350 orang (2026), 4.350 orang (2027), 4.350 orang (2028), dan 4.350 orang (2029).
Selain faktor pensiun, kebutuhan pegawai juga dipengaruhi oleh jumlah pegawai yang keluar di luar masa pensiun beberapa tahun terakhir.
Menunggu Keputusan Kemenpan-RB
Terkait kabar terbaru, Purbaya juga menegaskan bahwa kebijakan pembukaan CPNS berada di bawah kewenangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
"Sekarang baru dibisikin [soal adanya pembukaan pendaftaran CPNS], ada [pembahasan] di Menpan. Harusnya sih ada ya [anggaran penerimaan CPNS]," kata Purbaya.
Ia juga mengindikasikan bahwa rekrutmen bakal dibuka dalam waktu dekat dengan kemungkinan pendaftaran dimulai sekitar Mei 2026, kendati sampai saat ini jadwal resmi belum diumumkan.
Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini sebelumnya mengungkap bahwa pemerintah sedang menyiapkan formasi CPNS 2026 dalam jumlah besar.
Ia menyebut sekitar 160 ribu aparatur sipil negara (ASN) pensiun pada 2025. Pemerintah, kata Menteri Rini, sedang menghitung kebutuhan pegawai untuk mengisi kekosongan tersebut.
"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya," ujar Rini, dikutip dari Antara News.
Kementerian PANRB juga sudah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Kementerian Keuangan untuk mendukung pelaksanaan seleksi CPNS 2026.
Setelah keputusan ditetapkan, pemerintah bakal mengumumkan informasi resmi terkait jadwal, persyaratan, dan mekanisme rekrutmen CPNS melalui kanal resmi.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id




































