Menuju konten utama

IHSG Memerah, CIO Danantara: Ada Koreksi Alam Saham Gorengan

Saat ini, Pandu menilai, saham dengan fundamental baik justru menjadi incaran sementara saham dengan valuasi 'gorengan' tertekan.

IHSG Memerah, CIO Danantara: Ada Koreksi Alam Saham Gorengan
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir telah menunjuk satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai holding Investasi. tirto.id/Nanda Aria

tirto.id - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini diwarnai oleh fenomena koreksi yang tidak merata. Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menilai hal ini sebagai proses alamiah dan bahkan sehat bagi pasar modal Indonesia.

Menurut Pandu, aksi jual yang terjadi hari ini banyak terpusat pada saham-saham berisiko tinggi atau sering disebut sebagai 'saham gorengan'.

“Jadi banyak sekali kalau dilihat observasi awal dari sisi retail melihat saham-saham yang memiliki valuasi yang mungkin amat tinggi atau bahasanya uninvestable (saham gorengan) Itu yang mengalami koreksi. Mungkin akan mengalami koreksi alam,” katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (2/2/2026).

Dia menjelaskan, pergerakan pasar menunjukkan perbedaan yang mencolok antara saham spekulatif dan saham berbasis fundamental. Saat ini, saham dengan fundamental baik justru menjadi incaran sementara saham dengan valuasi 'gorengan' tertekan.

"Yang menarik juga, kalau dilihat top 10, top 15 sell malah memang sekarang mulai terjadi. Sedangkan yang saham-saham yang fundamental yang baik yang positif, kebanyakan malah institusi yang membeli," jelasnya.

Pandu menekankan bahwa situasi ini tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Dia melihatnya sebagai momentum bagi investor untuk kembali fokus pada fundamental dan memiliki valuasi wajar.

"Kita harus lihat balik ke fundamental, ke valuasi. Ini bagus lah juga untuk pemikiran buat teman-teman, jangan hanya melihat short term. Investasi itu harus memikir medium to long term," paparnya.

Dia pun mengungkapkan bahwa Danantara telah memanfaatkan momen koreksi ini sebagai kesempatan membeli. "Mungkin terakhir kami juga di Danantara sudah aktif juga di pasar hari ini. Terus kita melakukan aktivitas aktif membeli saham-saham yang kemarin kami bilang memiliki valuasi yang menarik dengan perusahaan yang baik, dengan cashflow yang baik dan juga dengan fundamental dan likuiditas yang baik," imbuhnya.

Sebagai catatan, IHSG mengalami koreksi pada hari ini. Berdasarkan data RTI Business pada pukul 15.24 WIB indeks saham mengalami koreksi 448.630 poin atau minus 5,39 persen ke level 7.880,976.

Pada perdagangan sore ini, sebanyak 728 emiten mengalami penurunan, dengan hanya 48 emiten yang mengalami penguatan. Sedangkan 37 emiten stagnan.

Dari segi transaksi, saham hari ini diperdagangkan sebanyak 43,9 miliar dari 2.723.329 frekuensi dengan transaksi mencapai Rp24,8 triliun.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher