Menuju konten utama

5 Pejabat OJK dan BEI Ramai-ramai Mundur Setelah IHSG Anjlok

Jumat (30/1/2026),  petinggi OJK dan Dirut BEI kompak mundur dari jabatan mereka, sebagai pertanggung jawaban moral setelah IHSG anjlok dua hari terakhir.

5 Pejabat OJK dan BEI Ramai-ramai Mundur Setelah IHSG Anjlok
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (kanan) bersama Direktur Utama Bursa Efek Indonesai (BEI) Imam Rachman (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Terjadi gelombang pengunduran diri massal pejabat tinggi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/1/2026). Tak tanggung-tanggung, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar hingga Dirut BEI Iman Rachman kompak meletakkan jabatan sebagai bentuk tanggung jawab moral atas gejolak pasar modal dalam beberapa hari terakhir.

Selain dua nama itu terdapat tiga pejabat OJK lain yang mengundurkan diri. Berikut daftarnya rangkuman Tirto.

1. Mahendra Siregar – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Pengunduran diri Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, disampaikan secara resmi dan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yakni Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Mahendra Siregar mengungkapkan langkahnya diambil sebagai wujud tanggung jawab moral. "Pengunduran diri saya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan," ujar Mahendra dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Meski terjadi perubahan kepemimpinan, OJK menegaskan bahwa proses ini tidak akan mengganggu operasional dan kewenangannya. Lembaga ini memastikan stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga.

2. Inarno Djajadi – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK

Inarno Djajadi meletakkan dari jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK bersamaan dengan pengunduran diri Mahendra Siregar.

3. Aditya Jayaantono – Deputi Komisioner Pengawas Emiten OJK

Aditya Jayaantono mengumumkan mundur dari jabatannya sebagai Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) OJK kemarin, Jumat (30/1/2026). Sama dengan Inarno, Aditya mundur bersamaan dengan Mahendra Siregar.

4. Mirza Adityaswara – Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK

Mirza Adityaswara menyatakan pengunduran diri dari jabatan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada Jumat (30/1/2026) malam.

Pengunduran diri Mirza dari lembaga regulator industri jasa keuangan itu diumumkan setelah mundurnya Mahendra, Inarno Djajadi, dan I.B. Aditya Jayaantara.

5. Iman Rachman – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI)

Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (30/1/2026) pagi. Pengunduran diri ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin. menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman.

Seiring pengunduran dirinya, Iman tetap berharap pasar modal Indonesia akan tetap baik ke depan. "Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ujar Iman.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Siti Fatimah

tirto.id - Flash News
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Alfons Yoshio Hartanto