Menuju konten utama

Profil Iman Rachman, Dirut BEI Mengundurkan Diri usai IHSG Jatuh

Direktur BEI mengundurkan diri setelah nilai IHSG anjlok sebagai bentuk tanggung jawab moral. Simak profil eks Direktur BEI Iman Rachman berikut ini.

Profil Iman Rachman, Dirut BEI Mengundurkan Diri usai IHSG Jatuh
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui dalam “Economic Outlook: Tahun 2026, Tahun Ekspansi” di Jakarta, Rabu (5/11/2025). (ANTARA/Imamatul Silfia)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktur utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri usai IHSG runtuh dalam beberapa hari terakhir. Bagaimana profilnya?

Pengunduran diri ini disampaikan Iman dalam konferensi pers pada Jumat (30/1/2026). Alasan dirut BEI mundur tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi pada IHSG.

"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," katanya dalam konferensi pers di BEI.

Sebelumnya, IHSG sempat mengalami trading halt (penghentian perdagangan sementara) pada dua hari terakhir - yaitu Rabu dan Kamis (28-29/1/2026) - setelah anjlok hingga 8 persen sehari. Hal ini memicu krisis kepercayaan investor.

Per Jumat, perdagangan di IHSG dimulai pada level 8.308,73 dan sempat menguat ke level 8.408,30. Namun pada 09.30 WIB, IHSG kembali anjlok ke level 8.167,16.

Setelah dirut BEI resign, PT Bursa Efek Indonesia rencananya akan ditunjuk pelaksana tugas (Plt) sampai ditetapkan dirut BEI terbaru. Belum ada bocoran siapa pengganti dirut BEI setelah Iman Rachman mundur.

Profil Iman Rachman Eks Dirut BEI

Iman Rachman telah menjabat sebagai direktur utama BEI sejak 2022. Pengangkatannya dilakukan melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tertanggal 29 Juni 2022.

Kala itu, Iman terpilih sebagai direktur untuk menggantikan Inarno Djajadi yang mundur usai terpilih sebagai anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jauh sebelum dipilih jadi direktur BEI, rekam jejak Iman banyak berkecimpung di perusahaan pelat merah. Sejak 1998, kariernya hilir mudik di berbagai perusahaan BUMN.

Pada 1998 Iman pernah menjabat sebagai manajer di PT Danareksa Sekuritas pada 1998. Perusahaan ini merupakan anak usaha dari Holding BUMN Danareksa yang kini bertransformasi jadi BRI Danareksa Sekuritas. Ia menjadi manajer di sana hingga 2003.

Kemudian, dari Danareksa Sekuritas, Iman terpilih jadi direktur investment banking PT Mandiri Sekuritas. Kariernya di perusahaan efek dan pialang saham ini berlangsung lama, sejak 2003 hingga 2016.

Dari sana, Iman kemudian terpilih jadi direktur keuangan di dua perusahaan BUMN sektor jasa kepelabuhan yakni PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) pada 2016-2018 dan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) pada 2018-2019.

Iman mendapatkan kenaikan karier yang cukup signifikan pada 2019. Ia diangkat sebagai dirut PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero).

Rekam jejaknya sebagai dirut tersebut lalu mengantarkannya terpilih sebagai direktur strategi, portofolio, dan pengembangan usaha di PT Pertamina (Persero) pada 2020.

Jabatan ini diemban Iman hingga 2022. Setelah itu, Iman memperoleh mandat baru sebagai dirut BEI.

Sejatinya, masa jabatan Iman masih tersisa beberapa bulan lagi. Kendati demikian, ia memilih untuk mundur pada Jumat (30/1/2026) sebagai bentuk pertanggungjawaban telah membuat nilai IHSG anjlok.

Iman Rachman adalah alumnus Universitas Padjajaran yang mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi pada 1995. Ia juga lulusan Leeds University Business School yang menjadi tempatnya meraih gelar Magister of Business Administration pada 1997.

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar