tirto.id - Perang antara Iran melawan aliansi Amerika Serikat dan Israel terus meningkat intensitasnya dan telah memasuki hari ke-10 pada 9 Maret 2026. Konflik ini diawali serangan udara gabungan AS dan Israel pada 28 Februari yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah masih berlangsung hingga hari ini. Serangan demi serangan dari Israel-AS ke Iran dan sebaliknya membuat konflik semakin memanas.
Diangkatnya Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei untuk menjadi Supreme Leader Iran yang baru membuat dunia menduga-duga apa yang akan terjadi selanjutnya. Apakah Iran dan AS-Israel akan membuat kesepakatan gencatan senjata atau malah akan tetap meneruskan perang?
Update Hari Kesepuluh Perang Iran
Berikut ini beberapa peristiwa penting yang terjadi di hari kesepuluh perang:
1. Penunjukkan Mojtaba Khamenei Menjadi Supreme Leader
Setelah Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari, Pemerintah Iran mengumumkan bahwa Mojtaba Khamenei, putra kedua Ali Khamenei, ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi baru negara itu.Penunjukan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh politik Iran, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian. Pergantian kepemimpinan ini menandai fase baru dalam konflik.
2. Serangan Militer di Iran Makin Meluas
Di wilayah Iran sendiri, situasi keamanan semakin memburuk setelah berbagai serangan militer terjadi di beberapa lokasi. Media pemerintah Iran melaporkan bahwa setidaknya 104 orang tewas dan 32 lainnya terluka dalam serangan yang dilakukan oleh militer AS terhadap sebuah kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka pada pekan sebelumnya, seperti dilaporkan Al Jazeera.Serangan tersebut menjadi salah satu bentrokan paling mematikan dalam konflik ini dan memperluas wilayah perang hingga ke jalur laut internasional. Pemerintah Iran menilai serangan tersebut sebagai agresi besar yang melanggar kedaulatan negara dan berjanji akan melakukan balasan militer.
In the course of the U.S. and Zionist regime attacks on various parts of #Iran, a Red Crescent relief and rescue base in Lorestan Province — a civilian facility engaged in humanitarian activities — sustained serious damage. pic.twitter.com/yvBOZW6mgr
— Government of the Islamic Republic of Iran (@Iran_GOV) March 3, 2026
3. Serangan ke Negara Teluk Meningkat
Dampak konflik juga meluas ke negara-negara Teluk. Di Qatar, pemerintah mengeluarkan peringatan keamanan sekitar pukul 03.00 dini hari setelah sistem pertahanan udara mendeteksi ancaman serangan.Warga sempat mendengar sekitar selusin ledakan sebelum kementerian pertahanan menyatakan bahwa rudal yang mengarah ke wilayah negara tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara.
Situasi serupa terjadi di Arab Saudi, di mana militer setempat melaporkan berhasil menghancurkan sebuah drone yang terbang menuju ladang minyak Shaybah di kawasan gurun Rub al-Khali.
4. Pemerintah AS Evakuasi Warga di Riyadh
Di tengah meningkatnya ancaman keamanan, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh juga mengumumkan bahwa pemerintah AS memerintahkan evakuasi sebagian pegawai pemerintah yang tidak memiliki tugas darurat serta keluarga mereka dari Arab Saudi.5. Situasi di Timur Tengah & Negara yang Kena Serangan
Pada Minggu malam sebelumnya, sebuah serangan di kota Kharj bahkan menewaskan dua warga Bangladesh dan melukai 12 orang lainnya.Di Bahrain, sirene darurat juga diaktifkan setelah adanya serangan yang diduga dilakukan Iran terhadap sebuah fasilitas di desa Maameer. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran besar di lokasi industri, meskipun hingga kini tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Perusahaan energi nasional Bahrain, Bapco Energies, bahkan mengumumkan status force majeure, yaitu kondisi darurat yang membuat kegiatan operasional perusahaan terganggu akibat situasi di luar kendali.
Di Uni Emirat Arab, kementerian pertahanan menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka sedang menghadapi ancaman rudal dan drone yang datang dari arah Iran.
6. Iran Luncurkan Serangan ke Israel
Konflik juga terus berlangsung antara Iran dan Israel. Iran mengumumkan telah meluncurkan serangan rudal baru ke wilayah Israel pada Senin (9/3), sedangkan media Israel melaporkan bahwa pecahan rudal hasil pencegatan jatuh di beberapa wilayah.Militer Israel kemudian menyatakan telah menghancurkan markas angkatan udara milik Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
7. Korban Jiwa Bertambah di AS
Di pihak Amerika Serikat, militer AS juga mulai mengalami korban jiwa dalam konflik ini. Hingga saat ini dilaporkan delapan tentara AS tewas, termasuk seorang prajurit yang meninggal akibat luka serius setelah pasukan AS yang ditempatkan di Arab Saudi diserang oleh Iran pada 1 Maret.8. Israel Serang Lebanon
Selain itu, ketegangan juga menjalar ke wilayah lain di Timur Tengah. Israel melakukan serangan udara di wilayah Ghobeiry, bagian dari ibu kota Beirut di Lebanon. Rekaman video menunjukkan ledakan besar dan asap tebal yang membumbung tinggi setelah serangan tersebut.9. Israel Pakai Bom Fosfor Putih di Lebanon
Organisasi Human Rights Watch juga merilis laporan yang menyebutkan adanya bukti bahwa Israel menggunakan fosfor putih di area permukiman di Lebanon selatan pada awal bulan ini, yang dinilai melanggar hukum kemanusiaan internasional.Ketegangan di kawasan juga membuat Turki meningkatkan kesiagaan militernya dengan mengirim enam pesawat tempur F-16 serta sistem pertahanan udara ke wilayah Siprus Utara untuk mengantisipasi dampak konflik.
10. Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Perang
Di tengah meningkatnya ketegangan militer, perang ini juga berdampak besar pada ekonomi global. Harga minyak mentah dunia jenis Brent melonjak hingga 119,50 dolar per barel, sebelum sedikit turun menjadi sekitar 112,98 dolar per barel pada Senin.Harga tersebut masih jauh di atas ambang 100 dolar per barel, yang biasanya menjadi titik di mana pasar energi global mulai mengalami kepanikan.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































