Menuju konten utama

Jokowi: Target PSI pada 2029 Bukan Sekadar Masuk ke Senayan

Jokowi juga mempersilakan para kader untuk meminta bantuannya ke Solo, tetapi tetap mengedepankan bantuan dari tingkat DPD hingga DPP PSI.

Jokowi: Target PSI pada 2029 Bukan Sekadar Masuk ke Senayan
Joko Widodo berbicara saat hadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Sabtu 1 Agustus 2026. FOTO/dok PSI
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bekerja lebih keras memperkenalkan partai kepada masyarakat sekaligus konsisten hadir membantu menyelesaikan persoalan rakyat. Menurutnya, PSI memiliki target besar pada Pemilu 2029 yang melampaui sekadar lolos ke parlemen.

Pesan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026). Dalam arahannya di hadapan ribuan kader PSI, Jokowi mengatakan target partainya pada Pemilu 2029 bukan hanya memperoleh kursi di DPR RI.

"Target kita bukan hanya target masuk Senayan. Tapi ada target besar yang pingin kita capai. Tapi nggak usah disampaikan di sini," ujar Jokowi dalam keterangan yang diterima, Sabtu (1/8/2026).

Ia menilai PSI telah memiliki perhitungan untuk menembus parlemen pada Pemilu 2029. Antusiasme kader dan masyarakat yang memadati Rakorda di Kupang, menurut dia, menjadi modal penting untuk mencapai target tersebut.

"Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan? Apa yang kita khawatirkan? Saat itu di Lampung juga sama banyak seperti ini juga. Apa yang kita khawatirkan?pol" katanya.

Meski demikian, Jokowi menegaskan kekuatan utama PSI tidak hanya diukur dari perolehan kursi legislatif. Ia menargetkan struktur organisasi partai terbentuk hingga tingkat desa.

"Yang saya targetkan, dari DPRD sampai kepengurusan desa terbentuk dan inilah kekuatan besar Partai Gajah," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi mengapresiasi peningkatan perolehan kursi PSI di NTT. Ia menyebut jumlah kursi DPRD PSI di provinsi tersebut naik dari 11 kursi pada Pemilu 2019 menjadi 34 kursi pada Pemilu 2024. Berdasarkan capaian itu, ia meyakini NTT berpotensi menjadi salah satu basis utama PSI.

Selain menyinggung target elektoral, Jokowi juga meminta seluruh kader dan pengurus PSI terus berada di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan, serta membantu menyelesaikan persoalan warga.

"Untuk seluruh kader dan pengurus, utamanya Kota Kupang, saya titip agar kita semuanya terus dan konsisten selalu berada di tengah-tengah rakyat, mendengar keluhan dan menyelesaikan masalah mereka," katanya.

Jokowi meminta kader menyelesaikan persoalan secara berjenjang, mulai dari tingkat DPD, DPW, hingga DPP. Ia mengaku tetap bersedia membantu apabila persoalan tidak dapat diselesaikan di tingkat partai, namun mengingatkan agar kader tidak langsung mengandalkan dirinya.

"Kalau bisa, selesaikan sendiri. Kalau nggak bisa disampaikan, minta bantuan kepada Ketua DPD. Kalau nggak bisa, minta bantuan kepada Ketua DPW. Kalau nggak bisa lagi, ke DPP. Kalau nggak bisa juga, ke Solo juga tidak apa-apa. Tapi jangan dikit-dikit ke Solo," ujar Jokowi.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 15.15 Wita mengenakan kemeja putih, celana hitam, serta destar atau ikat kepala khas Indonesia Timur. Sementara itu, Rakorda DPD PSI Kota Kupang turut dihadiri Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Sekretaris Jenderal DPP PSI Raja Juli Antoni, Wakil Ketua Umum DPP PSI Isyana Bagoes Oka, Wakil Ketua Umum DPP PSI Ronald Sinaga, serta Ketua DPW PSI NTT Christian Widodo.

Baca juga artikel terkait PSI atau tulisan lainnya dari Alfitra Akbar

tirto.id - Flash News
Reporter: Alfitra Akbar
Penulis: Alfitra Akbar
Editor: Andrian Pratama Taher