Menuju konten utama

Calon Deputi Gubernur Solikin Tegaskan Urgensi Independensi BI

Calon Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro, respons isu independensi bank sentral yang mengemuka dalam proses fit and proper test di DPR RI.

Calon Deputi Gubernur Solikin Tegaskan Urgensi Independensi BI
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Solikin M. Juhro di Gedung DPR RI, Jakarta, Jum’at (23/1/2026). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Solikin M. Juhro, menegaskan pentingnya menjaga independensi bank sentral di tengah kompleksitas persoalan ekonomi nasional. Namun, ia menilai independensi tersebut harus dimaknai secara utuh dalam kerangka kerja sama dengan pemerintah dan otoritas terkait.

Isu independensi BI belakangan mencuat setelah seorang pejabat aktif, yakni Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono—yang juga merupakan keponakan Presiden RI Prabowo Subianto—masuk sebagai salah satu kandidat deputi gubernur BI.

“Insya Allah konteks independensi itu harus dimaknai secara utuh bahwasannya kita itu berada dalam konteks independensi tapi di dalam interdependensi,” kata Solikin saat ditemui usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI, Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Solikin saat menanggapi isu independensi BI yang mengemuka dalam proses fit and proper test di DPR RI. Menurutnya, meski BI merupakan lembaga independen, bank sentral tidak mungkin bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi yang kian kompleks.

Karena itu, koordinasi dan penguatan sinergi dengan pemerintah serta otoritas lain menjadi hal yang tidak terelakkan.

“Jadi kita nggak mungkin di dalam suasana atau kompleksitas permasalahan yang kita hadapi ini kita bekerja sendiri, nggak mungkin. Sehingga kita harus melakukan koordinasi penguatan sinergi dengan pemerintah, dengan semua otoritas yang terkait,” ujarnya.

Meski menekankan pentingnya koordinasi, Solikin menegaskan independensi BI tetap dijaga sesuai dengan mandat undang-undang. Ia memastikan tidak ada persoalan terkait independensi BI dalam pelaksanaan kebijakan saat ini.

“Jadi itu poinnya. Jadi dengan selama yang kita hadapi sekarang ini tidak ada isu terhadap independensi manusia dan kita tetap mengawal independensi itu sesuai dengan mandat undang-undang,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Solikin juga menyampaikan bahwa proses fit and proper test berjalan dengan baik dan kondusif. Ia menilai pertanyaan dari anggota DPR mencerminkan kepedulian bersama terhadap upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi, berdaya tahan, dan inklusif.

Baca juga artikel terkait BANK INDONESIA atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Insider
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana