Menuju konten utama

BBM Shell Kembali Tersedia, Stok hingga 24.000 Liter per SPBU

Pasokan 24.000 liter diprediksi cukup untuk memenuhi kebutuhan selama kurang lebih seminggu.

BBM Shell Kembali Tersedia, Stok hingga 24.000 Liter per SPBU
Pengemudi ojek daring melintas di SPBU Shell di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11/2025). PT Shell Indonesia (Shell) resmi mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk pembelian 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM) guna menutup kekurangan stok di jaringan SPBU swasta dan ditargetkan stok BBM pulih pada akhir November. ANTARAFOTO/Muhammad Rizky Febriansyah/agr
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell telah kembali normal. Salah satunya adalah SPBU Shell di Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Stok BBM baru tiba di lokasi tersebut pada Sabtu (6/1/2025) malam. "Sudah masuk sejak Sabtu malam minggu," ujar Petugas Pengisi BBM Shell, Leha, Senin (8/12/2205).

Dia menambahkan bahwa volume pasokan yang diterima SPBU di Meruya ini sebesar 24.000 liter. Pasokan ini, sambungnya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama kurang lebih seminggu.

"Jumlahnya 24.000 liter masuk ke sini. Biasanya cukup untuk stok satu minggu," ucapnya.

Meski stok telah terisi, antrean panjang belum terlihat di SPBU tersebut. Leha menduga hal ini karena informasi ketersediaan BBM di SPBU Shell belum tersebar luas.

“Saat ini masih sepi pembeli karena kayaknya belum banyak yang tahu kalau sudah tersedia," tuturnya.

Adapun, ketersediaan BBM di SPBU Shell ini menyusul penyaluran 100 ribu BBM oleh Pertamina Patra Niaga pada Jumat lalu.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa suplai ini bagian dari komitmen perusahaan sebagai mitra strategis operator SPBU swasta dan menjaga ketahanan energi nasional.

“Penyaluran kepada Shell Indonesia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya siap memenuhi kebutuhan BBM untuk jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta,” katanya dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025).

Dengan tambahan ini, total suplai Pertamina Patra Niaga ke seluruh BU Swasta, termasuk BP-AKR dan Vivo, mencapai 430 ribu barel.

Ia menambahkan bahwa mekanisme penyediaan dilakukan secara Business to Business (B2B) dengan prosedur yang sesuai aturan, mengutamakan prinsip compliance, governance, dan Good Corporate Governance (GCG).

Baca juga artikel terkait SPBU atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana