tirto.id - Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik swasta melakukan penyesuaian terhadap bahan bakar minyak (BBM) yang mereka jajakan per 1 November 2025. Berdasarkan laman resmi BP AKR, harga BBM jenis BP 92 tercatat senilai Rp12.680 per liter, turun dari sebelumnya yang sebesar Rp12.890 per liter.
Sementara untuk harga BBM jenis BP Ultimate dipatok sebesar Rp13.260 per liter, turun Rp160 dari harga sebelumnya yang senilai Rp13.420 per liter.
Sementara untuk produk solar, BP Ultimate Diesel, nampak mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp14.270 per liter menjadi Rp14.410 per liter per 1 November 2025.
Meski begitu, kabar baik datang dari BP AKR karena stok BBM jenis BP92 sudah kembali tersedia. "BP92 telah tersedia untuk temani perjalanan Anda!" tulis manajemen dalam unggahan di akun Instagram resmi BP AKR, @bp_idn, dikutip Sabtu (1/11/2025).
Sama halnya dengan harga BBM BP AKR, mayoritas BBM yang diproduksi dan dijual Shell Indonesia juga mengalami penurunan. Dikutip dari situs resmi Shell Indonesia, harga BBM jenis Shell Super turun dari yang sebelumnya Rp12.890 per liter menjadi Rp12.680 per liter sejak pagi tadi.
Pun, harga Shell V-Power yang sebelumnya dipatok sebesar Rp13.420 per liter, turun menjadi Rp13.260 per liter. Sejalan dengan itu, Shell V-Power Nitro + juga mengalami penurunan harga menjadi Rp13.480 per liter, dari sebelumnya masih sebesar Rp13.590 per liter.
Sama seperti BP AKR, untuk produk solar, Shell V-Power Diesel mengalami kenaikan harga sebesar Rp140, dari yang sebelumnya dipatok di harga Rp14.270 per liter naik menjadi Rp14.410 per liter.
Sayangnya, kendati sebagian besar harga bahan bakarnya mengalami penurunan harga, namun Shell Indonesia mengumumkan bahwa stok BBM yang mereka jual belum tersedia.
Sementara itu, untuk Vivo Energy Indonesia atau Vivo, pengumuman penyesuaian harga BBM hanya dilakukan untuk produk solar mereka, Diesel Primus Plus, yang dipatok Rp14.410 per liter. Nilai ini naik dari harga sebelumnya Rp14.270 per liter.
Dus, harga BBM di SPBU Vivo masih dipatok menggunakan harga yang terakhir disesuaikan pada 1 Oktober 2025, di mana BBM jenis Revvo 90 dipatok senilai Rp12.810 per liter, naik dari harga per September 2025 yang sebesar Rp12.530 per liter.
Pun, dengan Revvo 92 yang pada Oktober lalu dipatok di harga Rp12.890 per liter, naik dari harga sebelumnya senilai Rp12.610 per liter. Sedangkan untuk harga BBM jenis Revvo 95 dipatok di angka Rp13.420 per liter, juga naik dari harga sebelumnya sebesar Rp13.140 per liter.
Secara umum, perusahaan SPBU swasta, kecuali Vivo menurunkan harga produk bensin mereka dan menaikkan harga produk solar mereka.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Alfons Yoshio Hartanto
Masuk tirto.id




































