tirto.id - Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi salah satu wilayah yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang berpusat di perairan Mbay, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026).
“Korban Jiwa 1 orang atas nama Yustina Sugo usia 80 tahun warga Desa Nitung Lea dilaporkan meninggal dunia,” Kata Camat Palue, Rudolfus Riba, dalam laporan yang diterima kontributor Tirto, dikutip Minggu (16/8/2026).
Rudolfus menyebut tujuh warga dari Desa Ladolaka, Maluriwu, dan Reruwairere mengalami luka berat. Selain itu, terdapat total 141 unit rumah warga di Desa Nitung, Rokirole, Ladolaka, Lidi, Maluriwu, dan Reruwairere mengalami rusak berat.
“Saat ini, PLN di Kecamatan Palue masih padam akibat kerusakan pada beberapa jaringan. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik ke perangkat atau jaringan Telkomsel ikut terhambat sehingga jaringan telekomunikasi terputus total,” kata dia.
Akibatnya, sebagian besar wilayah Palue saat ini gelap gulita dan mengalami keterbatasan komunikasi.
Rudolfus bilang pengumpulan data dari beberapa wilayah masih mengalami kendala karena jaringan komunikasi terputus dan akses jalan tertutup akibat longsor di beberapa titik.
“Untuk menjangkau beberapa wilayah yang aksesnya terputus, petugas harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Pendataan dan pemantauan akan terus dilakukan. Data korban, kerusakan rumah, fasilitas umum dan akses jalan masih dapat berkembang setelah seluruh wilayah terdampak berhasil dijangkau,” kata dia.
Kendala tersebut membuat pendataan belum bisa dilakukan sepenuhnya serta menghambat pendataan di tiga desa yang lain.
Sementara itu, anggota DPRD Sikka asal Palue yang saat ini berada di Palue mengatakan sejak kemarin hingga hari ini warga masih bertahan di luar rumah untuk mengungsi secara mandiri. Banyak sekali rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Dia menuturkan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga Palue saat ini adalah air minum dan bahan makanan. Kedua kebutuhan tersebut menjadi prioritas warga saat ini.
“Mohon Pemda Sikka segera turun ke Palue, ada satu warga meninggal akibat gempa. Rumah-rumah banyak yang hancur dan warga terluka. Saya sedang berada di Palue dan saya meninjau jalan dan rumah yang rusak serta kunjungi korban bencana di posko sederhana,” ungkapnya.
Penulis: Mario Wihelmus PS
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id
































