tirto.id - Ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Segmen Gending-Paiton resmi dibuka pada hari ini, Rabu (30/9/2026). Berikut sejumlah fakta terkait jalan baru tersebut.
Pembukaan jalan tol baru ini dilaporkan telah resmi dilakukan pada Rabu. Pembukaan ini juga menandai dimulainya periode uji coba gratis selama 14 hari.
“Mulai 30 September 2026 pukul 10.00 WIB, Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) Segmen Gending–Simpang Susun Kraksaan–Simpang Susun Paiton resmi beroperasi tanpa tarif selama masa sosialisasi 14 hari,” tulis keterangan Jasa Marga di Instagram.
Pihak PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) menyebut bahwa jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah Jawa Timur. Jalan baru ini juga disebut dapat dimanfaatkan sebagai rute masyarakat untuk mengakses kawasan wisata di Probolinggo, Situbondo, dan sekitarnya.
Fakta-Fakta Seputar Tol Prosiwangi
Seiring peresmian Tol Prosiwangi pada Rabu, terdapat sejumlah fakta yang melatari keberadaan ruas jalan baru tersebut. Berikut merupakan beberapa di antaranya.
1. Dulu Bernama Probowangi
Seturut Antara, nama Prosiwangi yang dilekatkan pada ruas jalan baru ini sebenarnya telah melalui perubahan. Sebelum diputuskan bernama Prosiwangi, ruas jalan tersebut semula diberi nama Probowangi.Perubahan nama dilakukan secara resmi pada November 2025 lalu. Perubahan ini juga dilakukan setelah wilayah Situbondo dimasukkan sebagai unsur nama jalan baru tersebut.
Semula, Probowangi merupakan kependekan dari Probolinggo-Banyuwangi. Namun, setelah diubah jadi Prosiwangi, nama tersebut berganti jadi Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi.
2. Waktu Tempuh Perjalanan Lebih Cepat
Keberadaan Tol Prosiwangi ini disebut akan memangkas waktu tempuh para pengguna jalan di Jawa Timur. Jalan baru ini diklaim akan memangkas waktu tempuh rute Probolinggo-Banyuwangi hingga berjam-jam.Pemangkasan waktu tempuh itu dinilai dapat ditengarai dari perjalanan di sejumlah rute. Perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki, misalnya, kini dapat ditempuh sekitar 1 jam 15 menit dengan ruas jalan baru ini. Sebelumnya, rute tersebut memerlukan waktu dua jam.
Selain itu, Jalan Tol Prosiwangi juga diproyeksikan bakal memangkas waktu perjalanan dari Probolinggo ke Banyuwangi. Jika sebelumnya rute tersebut ditempuh selama 5 jam, tol ini akan memangkasnya menjadi 3 jam.
3. Ada Dua Gerbang Tol di Segmen Gending-Paiton, Dilengkapi Fasilitas Keamanan
Jalan Tol Prosiwangi dibangun dengan dua pintu tol (GT). Kedua akses masuk tersebut terdiri dari GT Kraksaan dan GT Paiton.Masing-masing GT tersebut dibangun dengan enam gardu yang terdiri dari tiga gardu jalur masuk dan tiga lainnya sebagai jalur keluar. Salah satu gardu di setiap gerbang juga bersifat reversible.
Tiap GT di Tol Prosiwangi juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kenyamanan dan keselamatan. Beberapa di antaranya adalah lampu penerangan, rambu lalu lintas, papan informasi, maupun petunjuk arah.
4. Akses ke Berbagai Destinasi Wisata Lebih Dekat
Selain memangkas waktu tempuh, Prosiwangi juga diproyeksikan dapat mempermudah akses ke sejumlah destinasi wisata di Jawa Timur. Dengan tol baru ini, masyarakat disebut akan lebih mudah untuk mengakses lokasi wisata macam yang ada di Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang.Keberadaan GT Paiton, misalnya, disebut akan mempermudah akses menuju Pantai Duta, Pantai Bohay, Utama Raya Resort, dan Pantai Tampora. Sementara itu, GT Kraksaan disebut akan mempermudah akses menuju Ranu Agung, Ranu Segaran, Songa Rafting, hingga Bremi Eco Park.
5. Pembukaan Tol Prosiwangi Bersamaan dengan Perbaikan Jembatan Pajarakan di Pantura
Pembukaan ruas jalan tol baru ini juga bertepatan dengan dimulainya proyek perbaikan Jembatan Pajarakan di Pantura. Momen ini disebut sengaja dilakukan bersamaan untuk memastikan kelancaran lalu lintas.Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto menyebut bahwa pembukaan Tol Prosiwangi akan turut digunakan sebagai sarana rekayasa lalu lintas imbas perbaikan jembatan tersebut. Perbaikan jembatan sendiri disebut akan berlangsung selama 81 hari kalender.
“Perbaikan jembatan Pajarakan akan dimulai hari ini dan dikerjakan selama 81 hari kalender. Telah disiapkan beberapa rekayasa lalu lintas bersama instansi terkait,” kata Edy, dikutip dari Antara.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































