Menuju konten utama

Pegadaian Perluas Akses Tabungan Emas lewat MyBCA

Kanal perbankan dinilai dapat memperluas edukasi dan akses masyarakat terhadap tabungan emas.

Pegadaian Perluas Akses Tabungan Emas lewat MyBCA
Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Selfie Dewiyanti bersama Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian (Persero) Yos Iman Jaya Dappu saat ditemui seusai acara launching Tabungan Emas di MyBCA di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (14/8/2026). tirto.id/Nanda Surya Shadan
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Pegadaian (Persero) memperluas akses masyarakat untuk memiliki emas melalui peluncuran layanan Tabungan Emas di aplikasi MyBCA. Kolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian memperluas jangkauan nasabah sekaligus meningkatkan jumlah emas yang dikelola perusahaan.

Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Selfie Dewiyanti mengatakan peluncuran Tabungan Emas di MyBCA ditujukan agar semakin banyak masyarakat dapat mengakses produk investasi emas. Menurutnya, kanal perbankan dapat memperluas edukasi dan akses masyarakat terhadap tabungan emas.

“Jadi kita pengen, kita menginginkan bahwa sebanyak-banyaknya masyarakat menabung emas,” kata Selfie saat ditemui seusai acara launching Tabungan Emas di MyBCA, di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Selfie mengatakan pembukaan layanan Tabungan Emas melalui MyBCA diharapkan dapat memperluas jangkauan masyarakat yang ingin menabung emas.

“Jadi memang untuk produk tabungan emas ini dibuka di channel MyBCA tentunya menguatkan. Menguatkan bahwa nasabah-nasabah untuk nabung emas itu semakin besar, semakin luas lagi edukasi ke masyarakat,” ujarnya.

Dia mengatakan Tabungan Emas Pegadaian juga memiliki nilai awal investasi yang relatif terjangkau. Menurutnya, masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal Rp10 ribu.

“Karena memang pegadaian sendiri memiliki produk yang entry level atau masuknya itu lebih murah. Ada 10 ribu rupiah,” kata Selfie.

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan perluasan kerja sama tersebut sejalan dengan target perusahaan untuk meningkatkan jumlah emas yang dikelola sekaligus memperluas jangkauan masyarakat.

“Pastinya targetnya adalah kita ingin kelolaan tonase emas yang dikelola oleh pegadaian semakin besar lagi. Dan tentunya menjangkau masyarakat yang lebih banyak lagi,” kata Selfie.

Selfie mengatakan perluasan tersebut juga membuat produk Pegadaian tidak hanya menyasar nasabah perusahaan, tetapi juga nasabah dari mitra perbankan.

“Segmennya juga, nggak hanya segmen untuk nasabah pegadaian, tapi juga nasabah BCA,” ujarnya.

Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian (Persero) Yos Iman Jaya Dappu mengatakan kolaborasi dengan BCA juga berpotensi memperluas basis nasabah Pegadaian. Hal itu karena nasabah BCA yang membuka Tabungan Emas melalui MyBCA akan masuk dalam ekosistem nasabah Pegadaian.

“Kalau 15,8 juta orang itu buka tabungan emas di MyBCA ya otomatis itu juga akan menjadi nasabahnya kita,” ujar Yos.

Selain memperluas akses melalui BCA, Pegadaian juga menyiapkan kerja sama dengan sejumlah bank lain pada Agustus 2026. Yos menyebut Wondr by BNI dan Bale by BTN akan bergabung dengan Pegadaian pada bulan yang sama.

“Dalam bulan yang sama ini nanti Wondr akan bergabung sama kita. Bale akan bergabung sama kita. Brimo sudah lebih awal,” kata Yos.

Lebih lanjut, ia juga menyebut masih ada sejumlah kerja sama dengan bank yang akan dilakukan hingga akhir 2026. Yos menyebut jumlahnya sekitar empat hingga lima kerja sama.

“Ada mungkin sekitar 4-5 lagi,” ujar Yos.

Baca juga artikel terkait LATETS SC atau tulisan lainnya dari Nanda Surya

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Surya
Penulis: Nanda Surya
Editor: Hendra Friana