Menuju konten utama

Bansos Pangan Cair di Pekan Ketiga dan Keempat Juni 2025

Bansos pangan akan disalurkan kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat.

Bansos Pangan Cair di Pekan Ketiga dan Keempat Juni 2025
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras 10 kilogram (kg) akan disalurkan pada pekan ketiga dan keempat bulan Juni 2025.

Adapun, bansos pangan ini merupakan salah satu stimulus ekonomi dari pemerintah untuk bulan Juni hingga Juli 2025.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk menyalurkan bansos pangan itu mencapai sekitar Rp4,6 hingga Rp5 triliun.

“Berikutnya lagi tentunya Bulan Juni Minggu ketiga keempat, Itu yang Harusnya kita sudah mulai, Sampai bulan Juli (2025),” kata Arief di Kompleks Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Arief juga menjelaskan bahwa nantinya penyaluran tersebut akan memprioritaskan wilayah-wilayah dengan harga beras yang paling tinggi, seperti Papua dan Maluku Utara.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah masih melakukan verifikasi data penerima bantuan beras menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah dilibatkan memverifikasi data tersebut, dengan sasaran penerima manfaat mencapai 16,5 juta keluarga. Adapun bansos pangan direncanakan akan menyasar 18,3 juta keluarga penerima manfaat.

“Saat ini, kemarin Waktu rapat dengan Presiden, Itu sudah terverifikasi 16,5 juta oleh BPKP. Kita tunggu angkanya itu mungkin sekitar 18,3 juta. Kalau sudah terverifikasi Paralel Kita juga minta pengajuan ke Kementerian Keuangan, untuk disiapkan anggarannya,” ucap Arief.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menambah nominal bantuan sosial yang menjadi salah satu bagian dari paket stimulus ekonomi untuk bulan Juni–Juli 2025.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sebanyak 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan tambahan bantuan Kartu Sembako senilai Rp200 ribu per bulan. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dan dibayarkan pada Juni 2025.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan pangan berupa 10 kg beras gratis per bulan selama dua bulan. Dengan demikian, penerima manfaat akan memperoleh total 20 kg beras.

Bantuan pangan tersebut akan disalurkan melalui Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian. Untuk menyalurkan bantuan Kartu Sembako dan beras gratis ini, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,93 triliun.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menambahkan bahwa bantuan pangan akan difokuskan untuk wilayah yang produksi berasnya minim, seperti Maluku dan Papua. Selain itu, bantuan juga menyasar daerah perkotaan yang tidak memproduksi beras.

“Kita akan mengeluarkan bantuan sosial yaitu jumlahnya 180 ribu ton per bulan. Dua bulan 360 ribu ton. Kita akan bagi ke masyarakat tidak mampu,” kata Amran dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/6/2025).

“Daerah perkotaan yang juga tidak menghasilkan beras. Ketiga daerah penghasil, khusus pulau Jawa harus kita lindungi, kita melihat yang kabupaten yang harga beras sudah melebihi HPP yang ditetapkan pemerintah,” imbuh Amran.

Baca juga artikel terkait BANSOS atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Insider
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana