Menuju konten utama

Apa itu Bansos Adaptif untuk Korban Demo & Berapa Besarannya?

Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan kepada korban demo melalui bantuan sosial adaptif. Lantas, apa itu bansos adaptif dan berapa besarannya?

Apa itu Bansos Adaptif untuk Korban Demo & Berapa Besarannya?
Konferensi pers usai pertemuan kemensos dan kemenHAM di kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025). tirto.id/Rahma

tirto.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul beberapa kali menyebutkan perihal adanya program bantuan sosial (bansos) adaptif untuk korban demonstrasi. Lantas, apa dan berapa besaran bansos adaptif tersebut?

Saifullah telah melaporkan beberapa program Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2025 dan rencana program tahun 2026 kepada Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu (3/9/2025).

Ia menyebutkan program prioritas presiden tentang bantuan sosial yang tepat sasaran. Saat melaporkan hal tersebut, Saifullah menjelaskan bahwa bansos adaptif masih dalam proses usulan.

Pada Kamis (4/9/2025), dalam konferensi pers yang berlangsung di Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Gus Ipul secara khusus membahas perihal bansos adaptif untuk korban demo. Berikut penjelasan mengenai bansos adaptif dan besaran nilai santunannya.

Apa itu Bansos Adaptif untuk Korban Demo dan Berapa Besarannya?

Mengutip Antara, Kemensos menyediakan bantuan sosial serta advokasi sosial untuk memulihkan para korban unjuk rasa beberapa waktu lalu. Data orang yang menjadi korban hingga sekarang masih terus diperbarui.

"Dalam rangka perlindungan dan jaminan sosial, tentu yang kita berikan adalah hal-hal yang dibutuhkan, seperti bansos, advokasi sosial, maupun bantuan hukum," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul juga sempat menyebutkan tentang bansos adaptif dalam Rapat Terbatas di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat tersebut.

Gus Ipul menuturkan perihal bansos untuk situasi normal (reguler) dan sesuai kondisi (adaptif). Dengan begitu, bansos adaptif khusus untuk membantu seseorang ketika ada situasi tak terduga.

Sebut contohnya korban bencana alam, bencana non-alam, konflik sosial, demonstrasi, serta situasi darurat lainnya. Sesuai keterangan Saifullah, bansos adaptif ini berlaku bagi masyarakat maupun aparat keamanan.

Ia juga menerangkan bahwa saluran bansos adaptif korban demo telah didistribusikan sejak 4 September lalu. Adapun penyaluran bantuan tersebut memanfaatkan metode langsung.

Bagi korban yang meninggal dunia, keluarganya akan menerima bantuan langsung. Sementara para korban yang mengalami luka akan diantarkan santunannya ke tempat rawat maupun rumahnya.

Melalui bansos adaptif, Gus Ipul ingin menunjukkan bahwa pemerintah negara memiliki perhatian terhadap para korban demo. Keseluruhan dananya pun memanfaatkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Sehubungan dengan itu, data sementara per 4 September lalu mencatat adanya 6 korban meninggal dunia dan 9 korban luka berat. Bantuan yang diberikan akan didasarkan pada kebutuhan korban.

Namun demikian, Gus Ipul menyebutkan nominal Rp15 juta sebagai santunan bagi keluarga yang kehilangan kerabatnya. Sementara itu, korban luka berat mendapatkan santunan senilai Rp5 juta.

Ia menuturkan bahwa penetapan angka ini bisa saja mengalami perubahan. Bahkan, terdapat berbagai bantuan sosial dengan rupa lain yang akan diberikan kepada para korban kerusuhan.

Gus Ipul menerangkan perihal program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan sosial yang anggarannya terpisah.

“Tetapi indeksnya sementara seperti itu. Lalu nanti juga akan ada rehabilitasi sosial, anggarannya juga tersendiri, pemberdayaan sosial anggarannya juga tersendiri,” kata Saifullah dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Kamis (4/9/2025) lalu.

Dalam rangka memberikan bantuan sosial adaptif ini, Kemensos juga melibatkan sejumlah kementerian lain. Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan salah satu pihak yang ikut serta dalam memberikan bantuan ini.

Ingin melihat informasi terbaru seputar korban demonstrasi tunjangan DPR beberapa waktu lalu. Pantau terus informasi update seputar korban unjuk rasa hanya di laman berikut.

Artikel Terbaru Tentang Korban Demonstrasi

Baca juga artikel terkait BANSOS atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Indyra Yasmin