tirto.id - Demonstrasi yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia mulai akhir Agustus lalu hingga awal September ini memakan korban jiwa.
Para korban berasal dari mahasiswa, pengemudi ojek online, siswa, hingga anggota DPRD. Beberapa aksi demo yang berlangsung di sejumlah kota berujung ricuh hingga menimbulkan korban jiwa.
Daftar Korban Tewas saat Demo 25 Agt-1 Sept 2025
Berikut informasi korban meninggal dunia saat demo pada periode 25 Agustus hingga 1 September 2025:
1. Affan Kurniawan
- Usia: 21 tahun
- Meninggal: 28 Agustus 2025
- Alamat: Jalan Blora, Jakarta Pusat
- Status: pengemudi ojek online (ojol)
2. Muhammad Akbar Basri (Abay)
- Usia: 26 tahun
- Meninggal: 29 Agustus 2025
- Alamat: Jalan Balang Baru dua, Kecamatan Taman Lati, Kota Makassar
- Status: Staf DPRD Makassar
3. Sarinawati
- Usia: 26 tahun
- Meninggal: 29 Agustus 2025
- Alamat: Dusun Bempesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone
- Status: staf pendamping Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji
4. Saiful Akbar
- Usia: 43 tahun
- Meninggal: 29 Agustus 2025
- Alamat: Jalan Andi Tendriajeng, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Palopo, Sulawesi Selatan
- Status: Plt Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah
5. Rusdamdiansyah
- Usia: 25 tahun
- Meninggal: 29 Agustus 2025
- Alamat: Jalan Urip Sumoharjo Lorong 501, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang
- Status: pengemudi ojek online (ojol)
6. Sumari
- Usia: 60 tahun
- Meninggal: 29 Agustus 2025
- Alamat: Paciran, Jawa Timur
- Status: tukang becak
7. Rheza Sendy Pratama
- Usia: 21 tahun
- Meninggal: 31 Agustus 2025
- Alamat: Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta
- Status: mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta
8. Andika Lutfi Falah
- Usia: 16 tahun
- Meninggal: 31 Agustus 2025
- Alamat: Puri Bidara Permai, RT/RW 02/06, Desa Pematang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten
- Status: siswa kelas 11 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 14 Kabupaten Tangerang
9. Iko Juliant Junior
- Usia: sekitar 19 tahun
- Meninggal: 31 Agustus 2025
- Alamat: Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang
- Status: mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang angkatan 2024
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































