Menuju konten utama

Profil Affan Kurniawan & Kronologi Meninggal Dilindas Rantis

Simak profil lengkap Affan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dilindas rantis Brimob saat demo di Pejompongan. Berikut kronologi kejadiannya.

Profil Affan Kurniawan & Kronologi Meninggal Dilindas Rantis
Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan penjagaan saat aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di kawasan Senin, Jakarta, Kamis (28/8/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa.

tirto.id - Seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas rantis Brimob pada Kamis (28/5). Jenazah Affan akan dikebumikan pada pagi ini, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Demonstrasi pada 28 Agustus 2025 memakan korban. Salah seorang yang harus kehilangan nyawanya kemarin adalah Affan Kurniawan. Affan yang pada saat itu berada di antara massa demo dilindas oleh kendaraan Barracuda Brimob.

Profil Affan Kurniawan

Affan Kurniawan lahir di Tanjung Karang, 18 Juli 2004. Affan diketahui masih berstatus belum menikah. Sehari-hari ia tinggal bersama keluarganya, yakni ayah, ibu, kakaknya yang juga seorang driver ojol, dan seorang adik yang masih duduk di bangku SMP.

Affan bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya yang saat ini masih tinggal di kontrakan.

Melansir dari berbagai sumber, Affan dikenal sebagai sosok yang baik, ramah, pendiam, dan rajin. Kondisi ekonomi yang sederhana membuat Affan dan kakaknya menjadi tulang punggung keluarga di samping orang tuanya yang bekerja serabutan.

Meskipun menjadi driver ojol, Affan tidak pernah bermalas-malasan. Ia justu semangat menjemput rezeki sedari pagi. Itulah yang membuat keluarga dan tetangganya melihat Affan sebagai sosok yang rajin bekerja.

Kronologi Tewasnya Affan Kurniawan Driver Ojol yang Dilindas Rantis Brimob

Demo di Jakarta pada Kamis kemarin awalnya digelar oleh para buruh yang melakukan aksi turun ke jalan sejak pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian berorasi di depan gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta.

Sekitar pukul 13.00 WIB, massa buruh sudah membubarkan diri. Namun, selang beberapa waktu, muncul aksi serupa di depan gedung DPR, tetapi kali ini digelar oleh para mahasiswa dan masyarakat lainnya.

Demonstrasi sempat ricuh kemudian terkendali, bahkan massa dan aparat polisi yang bertugas sempat berfoto bersama dan berpelukan. Hanya saja, kondisi itu tak berlangsung lama. Bentrokan antara massa dan aparat kembali terjadi.

Saat itu, Affan Kurniawan sedang mengantarkan makanan ke Bendungan Hilir (Benhil), yang berada tidak jauh dari lokasi demo tersebut. Affan yang terhenti di Pejompongan mencoba menyeberang di tengah kerumunan massa.

Nasib nahas menghampirinya karena pada saat menyeberang, ia terpeleset dan terjatuh. Secara tiba-tiba, kendaraan taktis (rantis) brimob melaju dengan cepatmenerobos massa. Affan pun terlindas.

Para driver ojol dan juga massa saat itu langsung mengamuk dan memukul serta melempari rantis brimob tersebut.

Affan sendiri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun nyawanya tak tertolong.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara mengenai kejadian tersebut. Ia meminta maaf pada keluarga korban. Kompolnas juga sudah diperintahkan untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.

Baca juga artikel terkait KEKERASAN POLISI TANGANI DEMO atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra