Menuju konten utama

Hoaks, JK Danai Roy Suryo Rp5 Miliar, Persoalkan Ijazah Jokowi

Dalam pernyataan utuhnya pada berbagai portal media massa kredibel, diketahui bahwa JK justru membantah tudingan mendanai Roy Suryo dkk. tersebut.

Hoaks, JK Danai Roy Suryo Rp5 Miliar, Persoalkan Ijazah Jokowi
Periksa Fakta JK Menandai Roy Suryo. foto/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang menunjukkan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengaku bahwa ia mendanai Roy Suryo dkk. untuk menuding bahwa ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) adalah palsu.

Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook bernama “Yosten Chanel Creator” (arsip) pada Minggu (12/07/2026) itu, terlihat cuplikan video yang menampilkan JK tengah berbicara dengan menggunakan mikrofon.

JK terdengar berbicara bahwa ia telah memberikan uang sebesar Rp5 miliar kepada Roy Suryo dkk. untuk terus mempersoalkan ijazah Jokowi.

Di sebelah kiri dan kanan video tersebut, terdapat foto dari Roy Suryo serta Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, yang saat ini tengah menjalani proses hukum terkait tudingan ijazah palsu Jokowi.

Saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawannya, sebesar Rp5 miliar untuk mempersoalkan soal ijazah Jokowi. Mungkin juga sebagian orang sudah baca,” begitu ucap JK dalam potongan video tersebut.

Ternyata semua ini Jusuf Kalla yang B3king Roy Suryo dan kawan-kawannya,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.

Sampai dengan artikel ini ditulis pada Selasa (11/8/2026), unggahan tersebut telah disukai oleh dua ribu lebih pengguna, dikomentari oleh 626 pengguna, dan dibagikan ulang 294 kali.

Unggahan serupa juga ditemukan pada akun Facebook "Bahri Al Fathan", akun TikTok @anita.estrari, dan @psi_banjarharjo.

Lantas, apakah benar bahwa Jusuf Kalla menjadi pihak yang membiayai Roy Suryo dkk. hingga sebesar Rp5 miliar?

Periksa Fakta JK Menandai Roy Suryo.

Periksa Fakta JK Menandai Roy Suryo.. foto/hotline periksa fakta tirto

Penelusuran Fakta

Untuk memverifikasi narasi tersebut, Tirto melakukan pencarian di mesin pencari Google dengan memasukkan kata kunci “JK danai Roy Suryo dkk.”

Hasilnya, tidak ada pemberitaan dari portal berita terpercaya yang mendukung klaim tersebut. Sebaliknya, justru ditemukan artikel berita yang berisi bantahan JK telah mendanai Roy Suryo dkk.

Dalam berita Tirto yang tayang pada Senin (6/4/2026), JK dengan tegas membantah tudingan bahwa ia mendanai Roy Suryo dkk. sebesar Rp5 miliar untuk mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.

Bahkan, JK saat itu hendak menempuh jalur hukum dengan melaporkan penyebar fitnah ke Bareskrim Polri.

"Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar," kata JK saat konferensi pers di kediamannya, Jakarta, dikutip dari Antara, Senin.

Di samping itu, JK menyampaikan bahwa pertemuan yang terjadi di kediamannya pada bulan Ramadan lalu dengan sejumlah akademisi dan profesional adalah untuk berdiskusi mengenai saran atas kondisi bangsa saat ini.

Menurut JK, sejumlah pihak yang hadir ke kediamannya itu bukan diundang karena atas kemauan mereka sendiri. JK memastikan pertemuan itu juga tidak terkait soal polemik ijazah Jokowi.

"Itu kan terbuka kan pembicaraan itu, terbuka sama sekali. Itu hanya saran untuk kebijakan dan itu untuk Bapak Presiden (Prabowo). Ya, Bapak Presiden (Prabowo)," kata Jusuf Kalla.

Lalu, Tirto juga melakukan penelusuran fakta dengan menggunakan teknik pencarian gambar terbalik atau reverse image search. Hasilnya, ditemukan bahwa video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube Kompas TV pada 5 April 2026 lalu.

Dalam video aslinya, JK justru membantah bahwa ia mendanai Roy Suryo dkk. Sehingga video yang diunggah di Facebook tersebut merupakan cuplikan semata.

Dalam pernyataan utuhnya, JK mengatakan:

"Pertama ingin saya sampaikan bahwa di media tersebar berita berdasarkan keterangan dalam kutip saudara Rismon Sianipar bahwa saya mendanai Roy Suryo kawan-kawannya sebesar Rp 5 miliar untuk mempersoalkan soal ijazah Jokowi.

Mungkin juga sebagian Anda sudah baca. Saya yakin itu tidak benar. Saya tidak pernah kenal Rismon atau ketemu tidak pernah. Roy, karena dia bekas menteri ya saya kenal. Tapi yang lainnya tidak."

"Kalau memang begitu ya di mana dan kapan. Karena ini sudah tersebar. Karena itu lah besok pengacara yang ada di sini itu mewakili saya untuk melaporkan ke Bareskrim saudara Rismon. Untuk mencari kebenaran, bahwa apa yang dikatakan itu adalah tidak benar."

"Saya tidak pernah terlibat dalam hal tersebut. Dan tidak pernah membantu atau apa pun dengan cara apa pun Roy Suryo dan Rismon itu. Apalagi pernah ketemu, kalau memang pernah ketemu, kapan? di mana? Jadi itu yang saya ingin sampaikan."

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta yang dilakukan Tirto, klaim bahwa JK mendanai Roy Suryo dkk. sebesar Rp5 miliar justru bertentangan dengan pernyataan utuh JK di hadapan para wartawan.

Dalam pernyataan utuhnya yang sudah diberitakan oleh berbagai portal media massa yang kredibel, diketahui bahwa JK justru membantah tudingan mendanai Roy Suryo dkk. tersebut.

Sehingga dapat dipastikan bahwa narasi yang beredar bahwa Jusuf Kalla mendanai Roy Suryo dkk. sebesar Rp5 miliar untuk mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA POLITIK atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto