Menuju konten utama

Rangkaian Ketiga KRL INKA Kembali Beroperasi Setelah Perbaikan

Tersisa empat rangkaian KRL buatan INKA yang masih menjalani proses perbaikan.

Rangkaian Ketiga KRL INKA Kembali Beroperasi Setelah Perbaikan
Petugas melakukan persiapan pemberangkatan pengiriman rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) di Madiun, Jawa Timur, Minggu (16/3/2025). Rangkaian KRL produksi PT INKA tersebut merupakan pengiriman perdana dari 16 rangkaian KRL pesanan KAI Commuter yang akan menjalani uji coba di pelintasan Solo sebelum dioperasikan di Jabodetabek. ANTARA FOTO/Siswowidodo/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengoperasikan rangkaian KRL produksi PT Industri Kereta Api (INKA) atau CLI 225 di lintas Bogor, Jumat (25/9/2026), setelah melalui serangkaian proses pengecekan.

Pengoperasian kembali rangkaian kereta CLI 225 hari ini di lintas Bogor adalah yang ketiga. Sebelumnya, PT KAI telah mengoperasikan kembali rangkaian kereta KRL INKA pada 21 September dan 23 September.

"Rangkaian CLI 225 yang pertama dioperasikan setelah dilakukan perawatan adalah tanggal 21 September, rangkaian kedua pada tanggal 23 September dan rangkaian ketiga pada hari ini Jumat, dioperasikan pada lintas Bogor," terang Corporate Secretary Vice President PT Kereta Commuter Indonesia, Karina Amanda, dalam keterangan resmi, Jumat (25/09/2026).

Karina menjelaskan pengecekan dan perawatan dilakukan pada sistem dan komponen utama rangkaian kereta oleh Tim Engineering dan Quality Assurance PT INKA bersama teknisi KAI Commuter. Terakhir dilakukan pula uji dinamis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna.

"Pengecekan dan perawatan dilakukan secara menyeluruh pada sistem dan komponen utama oleh Tim Engineering dan Quality Assurance INKA dan Teknisi KAI Commuter untuk memastikan setiap komponen, termasuk bogie dan sistem propulsi berfungsi optimal di setiap rangkaian," terangnya.

Penarikan kembali rangkaian kereta KRL INKA dilakukan terhadap tujuh unit KRL buatan INKA yang sudah beroperasi di lapangan. Kembalinya tiga unit berarti menyisakan empat unit lagi yang masih dalam proses pengecekan.

Menurut keterangan Karina, sisa empat rangkaian ditargetkan selesai pada November 2026.

"Ditargetkan semua selesai pada bulan November 2026," ungkapnya.

Sejauh ini, KRL Commuter Line turut menghadapi masalah lain terkait kapasitas ideal penumpang di dalam gerbong. Menanggapi hal tersebut, ia berujar PT KAI tengah berkoordinasi dengan stakeholders untuk memenuhi ketersediaan kereta melalui skema impor KRL bukan baru.

Menurut data yang disampaikan Karina, sepanjang Januari-September pengguna Commuter Line Jabodetabek sebanyak 263.912.077 orang. Jumlah penumpang paling tinggi berasal dari lintas Bogor sebesar 44 persen dari keseluruhan pengguna.

PT KAI juga telah mengupayakan pengadaan 35 KRL baru sejak 2025 secara bertahap. Sampai saat ini, 18 rangkaian telah beroperasi melayani penumpang di Jabodetabek. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2027.

"Selain itu juga upaya yang telah dilakukan oleh KAI Commuter melalui pengadaan KRL Baru sejumlah 35 trainset yang bertahap sejak 2025 dan diprogramkan selesai di 2027. Sampai saat ini telah terealisasi dan dioperasikan sebanyak 18 trainset," kata Karina.

Baca juga artikel terkait KRL atau tulisan lainnya dari Mukhtar Abdullah

tirto.id - Flash News
Reporter: Mukhtar Abdullah
Penulis: Mukhtar Abdullah
Editor: Bayu Septianto