Menuju konten utama

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Emas Bukan Karena Rupiah Melemah

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membantah penurunan nilai tukar rupiah menyebabkan terkereknya harga emas.

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Emas Bukan Karena Rupiah Melemah
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berjalan usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/3/2025). Rapat tersebut membahas penerimaan negara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, membantah bahwa kenaikan harga emas disebabkan oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, sebagai instrumen aset lindung nilai atau safe haven, kenaikan harga emas adalah hal yang wajar di tengah kondisi ketidakpastian global.

“Kalau emas itu safe haven. Kalau dolar turun, (harga) emas pun naik, tidak hanya tergantung rupiah saja,” ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/4/2025).

Ia juga menuturkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih kuat meski pelemahan terhadap rupiah terjadi dalam beberapa pekan terakhir. “Fundamental kita masih kuat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, harga emas Antam pada hari ini kembali mengalami penurunan sebesar Rp5.000 per gram dan berada di level Rp1.960.000 per gram. Sebelumnya, Logam Mulia Antam sempat jatuh hingga Rp21.000 pada akhir pekan lalu dan menyentuh harga Rp1.997.000.

Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas batangan turut merosot sebesar Rp5.000 per gram menjadi Rp1.809.000 per gram. Dengan demikian, dalam sepekan terakhir, pergerakan emas Antam terpantau berada di rentang Rp 1.960.000-2.039.000 per gram. sementara dalam sebulan terakhir, pergerakan harga emas terpantau berada di rentang Rp 1.754.000-2.039.000 per gram.

Baca juga artikel terkait HARGA EMAS atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Insider
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana