Menuju konten utama

1 Syaban 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya

Bulan Syaban 1447 H bertepatan dengan tanggal 20 Januari hingga 18 Februari 2026. Ketahui keutamaan bulan Syaban dan amalan yang dianjurkan.

1 Syaban 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya
Umat muslim membaca surah Yasin di malam nisfu Syaban 15 Sya'ban 1443 Hijriah di Masjid Al-Barkah, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/3/2022). ANTARA FOTO/Suwandy/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Informasi bulan Syaban 2026 berguna sebagai acuan untuk melaksanakan ibadah-ibadah sunah. Ketahui kapan 1 Syaban 1447 H atau 2026 M.

Syaban merupakan bulan dalam kalender hijriah, tepatnya setelah bulan Rajab dan sebelum Ramadhan. Tahun 1447 H ini, bulan Syaban dapat dijumpai pada tahun depan, 2026.

Mengacu pada kalender Islam atau kalender hijriah yang dikeluarkan Menteri Agama (Menag) RI, bulan Syaban 1447 H jatuh pada 20 Januari 2026. Tepatnya yakni pada hari Selasa Pahing.

Lalu, apa saja keutamaan bulan Syaban yang pada 2026 nanti dimulai pada 20 Januari 2026? Simak penjelasannya berikut ini.

Keutamaan Bulan Syaban

Bulan Syaban merupakan salah satu bulan istimewa yang dimuliakan dalam Islam. Terdapat keutamaan dan manfaat bagi muslim/muslimah yang melaksanakan ibadah di dalamnya.

Bulan Syaban sekaligus menjadi penanda akan segera tiba bulan suci Ramadhan. Tentu banyak keutamaan dan peristiwa penting yang pernah terjadi dalam sejarah Islam.

Keistimewaan bulan Syaban ini sebenarnya dimulai semenjak awal hingga akhir bulan. Namun, keistimewaan yang lebih dalam bulan ini terdapat pada malam Nisfu Syaban, yaitu malam ke-15 pertengahan bulan Syaban.

Pada bulan ini, Allah banyak menurunkan kebaikan-kebaikan. Di antaranya berupa syafaat (pertolongan), maghfirah (ampunan), dan pembebasan dari siksaan api neraka.

Pada Nisfu Syaban atau malam pertengahan bulan Syaban, kaum muslimin meyakini bahwa 2 malaikat pencatat amalan keseharian manusia, Raqib dan Atid, menyerahkan catatan amalan manusia kepada Allah Swt.

Pada malam itu, buku catatan-catatan amal yang digunakan setiap tahun diganti dengan yang baru. Tak hanya itu, Allah juga membuka pintu ampunan bagi seluruh hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang masih terjebak dalam dosa besar seperti syirik dan permusuhan.

Syekh Abdullah dalam risalah Husnul Bayan fi Lailatin Nishfi min Sya'ban menjelaskan doa yang biasa dibaca pada malam Nisfu Syaban. Menurut Syekh Abdullah, membaca surat Yasin tiga kali dengan niat khusus setiap selesai satu Yasin, tidak memiliki dasar. Begitu pula dengan salat hajat yang dilakukan setelahnya dengan nilai tertentu.

Syekh Abdullah kemudian merekomendasikan doa yang memiliki dasar dalam Al-Qur'an. Berikut ini redaksi doanya:

يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطُّولِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إله إِلَّا أَنْتَ ظَهْرُ اللَّاجِئِينَ، وَجَارُ الْمُسْتَجِيرِينَ، وَمَأْمَنُ الْخَائِفِينَ. اَللهم إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ (فِي أُمِّ الْكِتَابِ) شَـقِـيًا أَوْ مَحْـرُومًـا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقْتَرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللهم بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَإِقْتَارَ رِزْقِي، وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرِ فإنك تقول في كتابك الذي أنزلت (يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ)

Sementara itu, ada pula sambungan doa setelahnya. Yakni, tambahan dari Syekh Ma’ul ‘Ainain as-Syinqithi. Berikut redaksinya:

إِلٰهِي بِالتَّجَلِّي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمَ الَّتِي يُفْرَقُ فِيهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَكْشَفَ عَنَّا مِنَ الْبَلَاءِ مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ ، وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Selama bulan Syaban, yang pada 2026 bertepatan dengan 20 Januari hingga 18 Februari 2026, terdapat amalan yang dianjurkan untuk dilaksanakan. Di antaranya, yakni memperbanyak puasa sunah dan memperbanyak sholawat kepada Nabi.

Selain itu, karena bulan ini penuh keberkahan, dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istigfar. Tak hanya amalan bagi diri sendiri, terdapat anjuran untuk bersedekah dan berbagi dengan sesama.

Tak lupa, muslim/muslimah pada bulan Syaban juga dianjurkan untuk membaca dan merenungkan Al-Qur'an. Ini dapat dilakukan sebagai persiapan menyambut Ramadhan.

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait kalender Islam dapat mengakses tautan berikut ini.

Link Artikel Kalender Islam

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat