Menuju konten utama

Sholat Sunnah Sebelum Tarawih & Sesudah serta Urutannya

Bagaimana urutan sholat sunnah sebelum Tarawih dan sesudahnya pada bulan Ramadan? Berikut urutannya mulai dari salat rawatib, iftitah, tahajud hingga witir.

Sholat Sunnah Sebelum Tarawih & Sesudah serta Urutannya
Urutan sholat sunnah Ramadhan sebelum tarawih dan sesudah, mulai dari salat qobliyah Isya, bakdiyah, iftitah, tahajud, hajat, taubat, dan ditutup witir. Ilustrasi keluarga muslim bersama anak-anak membaca Al-Quran setelah melakukan salat bersama di rumah. (FOTO/iStockphoto)

tirto.id - Urutan sholat sunnah Ramadhan sebelum Tarawih dan sesudahnya adalah 2 rakaat salat qobliyah dan bakdiyah Isya, iftitah, witir, tahajud, hajat, tobat hingga tasbih. Berikut ini keutamaan dari pelaksanaan salat-salat sunah tersebut.

Ramadan merupakan bulan suci yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Pada masa tersebut, kaum muslim yang telah mukalaf tanpa uzur syar'i wajib menjalankan puasa selama sebulan penuh.

Selain puasa, umat Islam juga bisa memperbanyak amalan sunah seperti makan sahur, menyegerakan berbuka, memperbanyak sedekah, mendirikan qiamulail, tadarus Al-Qur'an, dan salat berjemaah. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, keutamaan mengerjakan kewajiban di bulan Ramadan adalah pahala 70 kali lipat.

Urutan Sholat Sunnah Ramadhan Sebelum Tarawih & Sesudah

Salah satu amalan sunah yang dapat umat muslim lakukan di bulan Ramadan adalah salat malam. Kendati demikian, anjuran tersebut memunculkan pertanyaan seperti: bolehkah mengerjakan salat malam setelah mendirikan salat witir?

Pertanyaan di atas menjadi salah satu kegundahan kaum muslim. Sebab, terdapat hadis yang menjelaskan salat witir sebagai ibadah penutup salat-salat malam sebagai berikut:

“Jadikanlah salat witir sebagai akhir salatmu di malam hari,” (HR Muslim).

Kendati banyak ulama mendukung hadis di atas, isi dari dalil tersebut bersifat anjuran dan bukan suatu keharusan. Oleh sebab itu, kaum muslim tetap dapat melakukan salat malam meskipun telah mendirikan salat witir berjemaah setelah salat Tarawih.

Adapun seorang muslim yang telah berniat salat malam, boleh untuk tidak mengikuti salat witir berjemaah. Umat Islam dapat menjalankan ibadah salat witir sebagai penutup salat-salat malam.

Terdapat banyak salat sunah yang dapat muslimin muslimat tunaikan di malam bulan Ramadan. Berikut ini urutan sholat sunnah Ramadhan sebelum Tarawih dan sesudahnya, jika dimulai dari salat sebelum Isya.

Urutan Sholat Sunnah Sebelum Tarawih

Umat muslim yang berniat sholat sunnah sebelum Tarawih bisa menjalankan ibadah rawatib dan iftitah. Berikut ini penjelasan keutamaan dari pelaksanaan kedua salat tersebut.

1. Salat Rawatib

Rawatib merupakan ibadah sholat sunnah sebelum tarawih dengan jumlah 2 rakaat salat kabliah Isya dan 2 rakaat salat bakdiah Isya. Salah satu keutamaan menjalankan salat Rawatib adalah memperoleh bangunan rumah di surga sesuai hadis berikut.

“Dua belas rakaat yang ditunaikan seseorang maka sebuah rumah di surga akan dibangunkan untuknya, yakni empat rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat setelah Zuhur, dua rakaat sebelum Asar, dua rakaat setelah Magrib, dan dua rakaat sebelum Subuh,” (HR An Nasa'i).

2. Salat Iftitah

Salat iftitah adalah sholat sunnah sebelum Tarawih yang menjadi urutan kedua dengan jumlah 2 rakaat. Dalil pengerjaan salat tarawih adalah riwayat Abu Hurairah, sebagaimana Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:

“Apabila salah seorang dari kamu akan melakukan salat lail, hendaklah memulai salatnya dengan dua rakaat yang ringan-ringan,” (HR Muslim).

Urutan Sholat Sunnah Setelah Tarawih

Setelah melaksanakan salat Tarawih, umat muslim dapat pula mengerjakan beberapa salat sunnah tertentu. Berikut ini urutan beserta keutamaan dari setiap sholat malam di bulan Ramadhan sesudah Tarawih.

1. Salat Tahajud

Salat tahajud merupakan salat yang dapat umat muslim tunaikan di malam Ramadhan dengan syarat sudah tidur meskipun hanya sekejap. Berikut ini salah satu keutamaan salat Tahajud:

“Salat yang paling utama setelah salat wajib adalah qiyamul lail [salat lail/tahajud],” (HR Muslim).

2. Salat Hajat

Salat hajat merupakan ibadah sunah yang bisa kaum muslim kerjakan saat memiliki hajat atau suatu keinginan. Salat hajat pada malam Ramadan dijalankan lantaran termasuk waktu-waktu ijabah sebagaimana hadis sebagai berikut:

“Dalam setiap malam bulan Ramadhan Allah ‘azza wa jalla berseru sebanyak tiga kali: Adakah orang yang meminta maka aku penuhi permintaannya? Adakah orang yang bertobat maka aku terima tobatnya? Dan adakah orang yang memohon ampunan maka aku ampuni dia?” (HR Al-Thabrani dan Al-Baihaqi).

3. Salat Taubat

Umat Islam dapat menjalankan ibadah sunnah salat tobat untuk memohon pengampunan atas dosa-dosanya kepada Allah SWT. Malam Ramadan adalah waktu ketika Allah SWT membuka magfirah atau pengampunan kepada umat manusia.

Berikut ini dalil anjuran pengerjaan salat taubat:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala [dari Allah SWT] maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR Bukhari dan Muslim).

4. Salat Tasbih

Salat tasbih menjadi salah satu ibadah pilihan yang dapat ditunaikan di malam Ramadan. Keutamaan dan pengerjaan salat tasbih disebutkan dalam hadis riwayat Abdullah bin Abbas, bahwa Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut:

“Wahai Abbas, pamanku, sukakah paman, aku beri, aku ajari 10 macam kebaikan yang dapat menghapus 10 macam dosa? Jika paman mengerjakan hal tersebut, Allah akan mengampuni dosa-dosa paman, baik yang awal maupun yang akhir, baik yang sudah lalu maupun yang akan datang, baik yang disengaja maupun tidak, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang samar-samar maupun yang terang-terangan.

Sepuluh macam kebaikan itu adalah, paman mengerjakan salat 4 rakaat, dan setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surat, apabila selesai membaca itu, dalam rakaat pertama dan masih (dalam posisi) berdiri, bacalah 'subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar' sebanyak 15 kali, lalu rukuk, dan dalam rukuk membaca bacaan seperti itu sebanyak 10 kali, kemudian mengangkat kepala dari rukuk (iktidal) juga membaca itu 10 kali, lalu sujud juga membaca 10 kali, setelah itu mengangkat kepala dari sujud (duduk di antara dua sujud) juga membaca 10 kali, lalu sujud juga membaca 10 kali, kemudian mengangkat kepala dan membaca 10 kali, jumlahnya ada 75 kali dalam setiap rakaat, paman dapat melakukannya dalam 4 rakaat,” (HR Abu Daud).

5. Salat Witir

Salat witir menjadi salah satu salat yang dianjurkan untuk dikerjakan setiap malam, bukan hanya di bulan Ramadan. Bahkan, Rasulullah SAW mewasiatkan salat witir untuk ditunaikan sebagai berikut:

“Telah berwasiat kepadaku, kekasihku [Rasulullah SAW] untuk melakukan tiga hal yang tak akan aku tinggalkan hingga meninggal dunia, yaitu: puasa tiga hari setiap bulan [puasa Ayyamul Bidh], salat Duha, dan tidur dalam keadaan telah melakukan salat witir,” (HR Bukhari).

Demikian penjelasan mengenai urutan sholat sunnah sebelum Tarawih dan sesudahnya. Semoga panduan ini dapat membuka wawasan kaum muslim sehingga bisa menjalankan ibadah sunah sesuai anjuran.

Simak juga berbagai artikel terbaru yang membahas seputar salat Tarawih selengkapnya di sini.

Kumpulan Informasi Salat Tarawih

Baca juga artikel terkait PEOPLE SOCIETY atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Edusains
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Fitra Firdaus
Penyelaras: Yuda Prinada