Menuju konten utama

Tekan Biaya Haji, Prabowo Minta Garuda Ajak Saudia Air Bikin JV

Prabowo menilai usaha patungan ini perlu segera direalisasikan agar biaya perjalanan haji dapat ditekan dan tidak memberatkan jemaah.

Tekan Biaya Haji, Prabowo Minta Garuda Ajak Saudia Air Bikin JV
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat Bussines Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto meminta Garuda Indonesia dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membentuk usaha patungan (joint venture) dengan Saudia Airlines untuk menekan biaya perjalanan haji.

Melalui kerja sama ini, ia menilai persoalan rendahnya tingkat okupansi pesawat Garuda Indonesia setelah mengantar jemaah haji ke Tanah Suci dapat diatasi.

Menurutnya, kondisi tersebut selama ini menjadi salah satu penyebab utama biaya penerbangan haji menjadi kurang efisien.

"Selama ini, pesawat Garuda berangkat bawa haji ke tanah suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian, dia mengembalikan haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong," ujarnya dalam Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Prabowo menjelaskan, Garuda Indonesia dan Saudia Airlines dapat membentuk perusahaan patungan dengan komposisi kepemilikan saham masing-masing sebesar 50 persen. Langkah ini, menurutnya, perlu segera direalisasikan agar biaya perjalanan haji dapat ditekan dan tidak memberatkan jemaah.

"Saya mengatakan kenapa tidak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan, 50 persen Arab Saudi, 50 persen Indonesia. Pesawat terbang ini ke Arab Saudi penuh, ke Indonesia penuh," ucapnya.

"Harga bisa turun lagi, waktu bisa lebih singkat lagi. Ini supaya dikerjakan. Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih dua bulan yang lalu ya. Ini harus kerja cepat. Pemerintah ini kerja cepat. Nanti Dirut Garuda menghadap saya, tambah botak dia kepalanya," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menginstruksikan Garuda untuk membangun terminal khusus bagi jemaah haji Indonesia di bandara Arab Saudi. Ia menyebut telah memperoleh persetujuan prinsip dari pemerintah Arab Saudi untuk rencana tersebut.

"Bahkan saya sudah mengajukan, dan di prinsip sudah disetujui, saya minta izin dari Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia bisa punya terminal khusus haji," katanya.

Dengan adanya terminal khusus tersebut, diharapkan arus penumpang di bandara menjadi lebih lancar, sehingga jemaah haji asal Indonesia dapat memperoleh kemudahan dalam proses kedatangan dan kepulangan.

"Supaya bisa lebih cepat masuk dan keluar," tambahnya.

Baca juga artikel terkait GARUDA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana