tirto.id - Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan adanya kendala pengiriman koper perlengkapan jemaah haji oleh Garuda Indonesia. Dari Total 20.617 koper, kantor wilayah baru menerima sekitar 1.655 koper.
“Terdapat kendala signifikan khususnya pada pengiriman oleh Garuda Indonesia, di mana dari 20.617 koper, yang telah dikirim maskapai baru 1.655 koper yang terkonfirmasi diterima oleh Kanwil,” ujar Gus Irfan dalam rapat dengan Komisi VIII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026.
Gus Irfan menyebut angka ini jauh dari jumlah semestinya. Oleh karena itu, pemerintah juga telah meminta Garuda Indonesia untuk segera mempercepat distribusi koper ke seluruh wilayah. Dia menyebut maskapai pelat merah itu telah berkomitmen untuk menyelesaikan distribusi dalam waktu dekat.
“Mereka menjanjikan maksimal tanggal 16 (April). Tentu diusahakan sebelum itu sudah bisa diterima oleh calon jemaah,” katanya.
Secara umum, distribusi koper jemaah haji memang menunjukkan progres. Untuk maskapai Saudi Airlines, tingkat penyelesaian distribusi telah mencapai sekitar 58 persen dari total kebutuhan.
Distribusi koper difokuskan untuk kloter-kloter pemberangkatan awal untuk memastikan kesiapan jemaah sebelum keberangkatan.
“Distribusi koper perlengkapan dan kesiapan asrama haji. Pada distribusi koper, progres secara umum relatif stabil dengan tingkat penyelesaian sekitar 58 persen dari total kebutuhan pada maskapai Saudia Airlines dan ini difokuskan pada kloter-kloter pemberangkatan awal,” beber Gus Irfan.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































