tirto.id - Selain Hari Kartini, tanggal 21 April memperingati hari apa saja? Simak beberapa hari penting yang diperingati setiap tanggal 21 April selengkapnya di dalam artikel ini.
Perayaan Hari Kartini setiap 21 April termasuk peringatan untuk tokoh Pahlawan Nasional, yaitu Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat (Kartini). Alasan 21 April menjadi hari nasional karena tanggal tersebut merupakan hari lahirnya, yaitu 21 April 1879.
Kartini merupakan putri dari bupati Jepara, Raden mas Adipati Ario Sosroningrat dan istrinya ibu M. A. Ngasirah. Pada usia 24 tahun ia menikah dengan bupati Rembang, Raden Adipati Djojodiningrat.
Kartini sebagai putri Bupati Jepara menjalani pendidikan modern sehingga memiliki pandangan bahwa sekolah bagi perempuan adalah kunci penting untuk emansipasi manusia. Pemikirannya melalui surat kepada teman-teman Belanda dibukukan dalam Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).
Tanggal 21 April Memperingati Hari Apa?
Tanggal 21 April di Indonesia merupakan hari nasional apa? Jika merujuk pada kalender nasional saban tahun sejak 1964 silam, Hari Kartini merupakan peringatan nasional yang diperingati setiap tahun.
Selain hari lahir R. A. Kartini, ada sejarah apa saja yang terjadi pada 21 April? Khususnya di Indonesia, ada beberapa tokoh yang memiliki tanggal lahir serupa dengan Kartini.
Di antaranya adalah Radjiman Wedyodiningrat yang lahir tanggal 21 April 1879, Suwarsih Djojopuspito (21 April 1915), Ryamizard Ryacudu (21 April 1950), serta Ebet G. Ade (21 April 1954).
Lantas, 21 April hari apa saja? Berikut ini daftar hari penting nasional dan internasional yang diperingati setiap tanggal 21 April.
1. Kelahiran Radjiman Wedyodiningrat (21 April 1879)
Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat lahir di Yogyakarta tanggal 21 April 1879. Tokoh Boedi Oetomo ini memiliki kiprah dalam pergerakan nasional dan kemerdekaan Republik Indonesia.Dikutip dari M.C Ricklefs dalam A History of Modern Indonesia (2008), jelang kemerdekaan RI, Radjiman Wedyodiningrat bersama Sukarno dan Mohammad Hatta diterbangkan ke Saigon, Vietnam, untuk bertemu dengan Komandan Jepang Marsekal Hisaichi Terauchi.
Radjiman Wedyodiningrat sempat menjadi Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Ia pernah menduduki jabatan Anggota Parlemen pada 1950, kemudian wafat pada 1952 di Ngawi.
Ia meninggal dan dimakamkan di Yogyakarta. Kemudian, baru ditetapkan sebagai pahlawan nasional sejak tahun 2013.
2. Kelahiran Suwarsih Djojopuspito (21 April 1915)
Dalam buku Pengarang Indonesia dan Dunianya (1983) karya H.B. Jassin dan Pamusuk Eneste dituliskan, Suwarsih Djojopuspito lahir di Cibatok, Bogor, tanggal 21 April 1912. Suwarsih merupakan seorang penulis novel dalam 3 bahasa, yaitu bahasa Sunda, bahasa Belanda, dan bahasa Indonesia.Beberapa judul karya Suwarsih yang terkenal antara lain: Buiten het Gareel (1940), Tudjuh Tjeritera Pendek (1951), Empat Serangkai (1954), Riwayat Hidup Nabi Muhammad (1956), Marjanah (1959), Siluman Karangkobar (1963), Hati Wanita (1964), Manusia Bebas (1975), Maryati (1982), dan lainnya.
Ia juga menulis banyak artikel yang sebagian besar berbahasa Belanda, diterbitkan media Belanda, dan mendapat ulasan dari para penulis Belanda. Suwarsih Djojopuspito meninggal dunia di Yogyakarta pada 24 Agustus 1977 dalam umur 65 tahun.
3. Kelahiran Ryamizard Ryacudu (21 April 1950)
Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang, Sumatera Selatan, tanggal 21 April 1950. Jabatan politik terakhirnya adalah sebagai Menteri Pertahanan pada Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.Merintis karier di TNI Angkatan Darat, Ryamizard Ryacudu mencapai posisi puncak ketentaraan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005.
Sebelumnya, Ryamizard Ryacudu pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya (1999), Pangdam Jaya/Jayakarta (1999–2000), serta Pangkostrad (2000–2002).
4. Hari Lahir Ebiet G. Ade (21 April 1954)
Ebiet G. Ade lahir di Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah, tanggal 21 April 1954. Pemilik nama asli Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far ini adalah seorang penyanyi dan penulis lagu yang cukup legendaris di Indonesia.Ebiet G. Ade menciptakan lagu-lagu bergenre folk pop, country, dan soft rock, serta dikemas dalam format balada dan dinyanyikan dengan lantunan vokal yang khas. Tembang karya Ebiet yang berisi pesan moral, sosial-politik, religi, alam, keluarga, dan percintaan.
Ebiet G. Ade menghasilkan lebih dari 50 album sejak tahun 1979 dengan ratusan lagu ciptaannya sendiri. Ia juga meraih seabrek penghargaan atas kiprahnya di bidang musik.
Beberapa lagu paling populer Ebiet G. Ade adalah "Kupu-Kupu Kertas", "Cinta Sebening Embun", "Aku Ingin Pulang", "Berita Kepada Kawan", "Titip Rindu Buat Ayah", "Menjaring Matahari", "Elegi Esok Pagi", "Rembulan Menangis", dan masih banyak lagi.
5. Hari Kreativitas dan Inovasi Sedunia
World Creativity and Innovation Day alias Hari Kreativitas dan Inovasi Sedunia merupakan hari penting yang diperingati pada 21 April setiap tahunnya. Tujuannya meningkatkan kesadaran berinovasi sekaligus kreativitas dalam upaya pembangunan manusia.Mengutip National Day Calendar, peringatan juga memotivasi masyarakat dunia agar ikut terlibat dalam pemikiran kreatif. Khususnya berbagai ide kreatif yang bisa membantu memecahkan masalah.
Demikian penjelasan mengenai tanggal 21 April memperingati hari apa saja. Pastikan juga untuk memantau artikel terbaru mengenai hari penting lainnya di sini.
Editor: Agung DH
Penyelaras: Yulaika Ramadhani & Yuda Prinada
Masuk tirto.id

































