Menuju konten utama

Rupiah Hari Ini: Dibuka Menguat ke Level Rp16.859 per Dolar AS

Rupiah menguat empat poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya dan diprediksi menguat saat penutupan ke sekitar Rp16.820.

Rupiah Hari Ini: Dibuka Menguat ke Level Rp16.859 per Dolar AS
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (17/1/2025). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan ditutup menguat 14 poin menjadi Rp16.362 per dolar AS. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.

tirto.id - Nilai tukar rupiah dibuka menguat ke level Rp16.859 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Rabu (11/3/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah menguat empat poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini.

  • Yen Jepang (JPY) melemah 0,18 persen,
  • Dolar Hongkong (HKD) statgnan,
  • Dolar Singapura (SGD) menguat 0,06 persen,
  • Dolar Taiwan (TWD) menguat 0,06 persen,
  • Won Korea (KRW) melemah 0,2 persen,
  • Peso Filipina (PHP) stagnan,
  • Rupee India (INR) melemah 0,57 persen,
  • Yuan China (CNY) menguat 0,01 persen,
  • Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,06 persen,
  • Baht Thailand (THB) melemah 0,2 persen.

Sementara itu, pergerakan mata uang negara-negara Eropa terhadap dolar AS juga terpantau bergerak campuran.

  • Euro (EUR) melemah 0,12 persen,
  • Pound Sterling (GBP) melemah 0,19 persen,
  • Franc Swiss (CHF) menguat 0,1 persen,
  • Krona Swedia (SEK) menguat 0,21 persen,
  • Krona Denmark (DKK) menguat 0,01 persen.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai rupiah bakal ditutup menguat pada hari ini.

"Sedangkan untuk perdagangan Rabu (11/3/2026) mata uang rupiah fluktuatif. Namun ditutup menguat direntang Rp16.820-Rp16.870," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (11/3/2026).

Baca juga artikel terkait RUPIAH atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Alfons Yoshio Hartanto