tirto.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan P. Roeslani, mengatakan investasi asing (Foreign Direct Investment/FDI) ke Indonesia tetap mengalir, kendati hubungan antara Iran dan Israel kembali memanas.
Bahkan, menurutnya, minat dari investor asing untuk menanamkan modalnya ke Indonesia tetap tinggi. “Dilihat dari appetite (minat) para investor, kita tetap sama, ya. Tetap tinggi,” kata dia di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan, Selasa (24/6/2025).
Menurut Rosan, tak terpengaruhnya aliran modal asing ke Indonesia disebabkan oleh konsentrasi investasi dari para investor yang memang berada di wilayah Asia, seperti ke Singapura, Hongkong, Cina, Malaysia, Jepang, hingga Korea Selatan.
Terlebih, di tengah gejolak ekonomi dunia yang disebabkan oleh perang dagang dan konflik geopolitik di Timur Tengah, realisasi investasi asing ke Indonesia, terutama dalam enam bulan terakhir cukup apik.
Dari catatan BKPM, realisasi investasi kuartal I 2025 mencapai Rp465,2 triliun, dengan Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sebesar 49,5 persen dari total investasi yang masuk atau senilai Rp230,4 triliun. Realisasi PMA tersebut meningkat 12,7 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang senilai Rp204,4 triliun.
“Kita lihat sampai dengan enam bulan ini (realisasi PMA) sangat-sangat baik, kok. Sangat sangat positif. Buat kami, kelihatannya tidak ada pengaruh yang besar, jadi semuanya oke, berjalan dengan baik,” tambah CEO Badan pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) itu.
Sebagai informasi, menurut laporan CNN, pada Selasa (24/6/2025) pagi, beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata Iran dan Israel, Tel Aviv kembali melancarkan serangan kepada Teheran.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan negaranya akan ‘menanggapi dengan kekerasan’ setelah Iran diklaim melanggar gencatan senjata secara terang-terangan. Pernyataan ini disampaikannya setelah Militer Israel mencegat dua rudal yang diluncurkan Iran ke Israel.
Meski begitu, tuduhan tersebut dibantah Iran. Bahkan, menurut seorang pejabat keamanan senior Iran, setelah pukul 7.30 waktu setempat Teheran sama sekali tidak menembakkan rudal ke wilayah Israel.
“Sejauh ini tidak ada rudal yang ditembakkan ke musuh. Jika Israel melakukan kesalahan, semua wilayah yang diduduki akan diserang, seperti satu jam sebelum perang berakhir," kata pejabat keamanan senior tersebut.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































