tirto.id - Materi kemagnetan kelas 9 membahas sifat dan pemanfaatan magnet dalam kehidupan sehari-hari. Siswa belajar bagaimana benda magnetik bekerja dan berinteraksi dengan lingkungannya. Banyak alat sehari-hari menggunakan prinsip kemagnetan tanpa kita sadari.
Untuk mempermudah belajar, artikel ini membahas materi kemagnetan kelas 9. Materi ini menjelaskan teori dasar hingga penerapan magnet dalam teknologi. Siswa dapat mempelajari contoh eksperimen sederhana secara mandiri.
Agar lebih ringkas, rangkuman materi kemagnetan kelas 9 PDF memberikan poin-poin penting. Rangkuman ini membantu siswa memahami inti konsep tanpa membaca seluruh buku. Maka, belajar kemagnetan menjadi lebih efisien dan terstruktur.
Rangkuman Materi Kemagnetan Kelas 9
Materi kemagnetan kelas 9 membahas tentang pengertian, sifat, dan jenis. Selain itu, dijelaskan pula interaksi magnet dengan berbagai benda serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi IPA kelas 9 kemagnetan dan pemanfaatannya dirangkum sebagai berikut.
Apa Itu Magnet?
Magnet adalah benda yang menarik besi, baja, nikel, dan kobalt. Magnet juga menghasilkan medan magnet di sekitarnya. Medan ini memengaruhi benda lain yang bersifat magnetik.Setiap magnet memiliki dua kutub, utara (N) dan selatan (S). Kutub berbeda saling tarik, kutub sama saling tolak. Magnet bekerja aktif saat kita dekatkan ke benda magnetik.
Magnet banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kita menemukan magnet di kulkas, kompas, dan motor listrik. Magnet membantu menempelkan, mengarahkan, dan menggerakkan benda dengan mudah.
Jenis-Jenis Magnet
Sebelum membahas materi magnet kelas 9 Kurikulum Merdeka, perlu diketahui bahwa magnet berasal dari bahasa Yunani, yaitu magnitis lithos. Magnesia ini merupakan jenis batu, namun juga merujuk pada wilayah di Yunani (sekarang Manisa di Turki).Berikut ini jenis-jenis magnet dalam teori dasar kemagnetan kelas 9.
1. Magnet Alami
Pertama-tama, terdapat jenis magnet alami yang berada di alam lantaran terbentuk secara natural. Oleh karena itu, pembentukannya tidak berurusan dengan manusia yang ada di sekitarnya.Dalam materi kemagnetan kelas 9, apa saja benda-benda yang termasuk sebagai magnet alami? Contoh magnet alami adalah batu-batu magnet yang dahulu ditemukan di Magnesia, salah satunya lodestone.
2. Magnet Buatan
Berbeda dari yang pertama, magnet buatan melibatkan campur tangan manusia. Biasanya magnet ini dibuat dari logam seperti besi atau baja.Perlu diketahui, tidak semua benda dapat ditarik oleh magnet. Hanya benda dengan susunan partikel elementer magnet dan teratur yang akan memiliki sifat magnet.
Adapun tahapan pembuatan magnet dipisahkan menjadi tiga macam cara. Di antaranya bisa diproduksi lewat penggosokan, induksi magnetik, atau proses elektromagnetik tertentu.
Sementara itu, jenis magnet jika ditinjau dari sifat kemagnetannya ada 2 yaitu, magnet permanen dan magnent sementara.
1. Magnet Permanen
Adapun magnet permanen tetap memiliki daya magnet lama setelah dibuat. Ia bekerja tanpa arus listrik. Contohnya ada pada pintu kulkas, speaker, dan motor listrik.2. Magnet Sementara
Magnet sementara hanya aktif saat berada di medan magnet lain. Saat medan hilang, ia kehilangan kemagnetannya. Contohnya paku atau klip kertas yang menempel pada magnet besar.Jenis-Jenis Benda Berdasarkan Interaksinya dengan Magnet
Dalam kemagnetan kelas 9, diajarkan bahwa suatu benda dapat menghasilkan interaksi yang berbeda-beda terhadap magnet. Setidaknnya ada tiga jenis benda berdasarkan interaksi tersebut, berikut penjelasannya.1. Feromagnetik
Feromagnetik adalah benda-benda yang punya ciri khas dapat ditarik oleh magnet secara kuat. Adapun contoh feromagnetik bisa dipantai dari barang logam, misalnya nikel, baja, besi, dan kobalt.2. Paramagnetik
Paramagnetik merupakan suatu benda yang masih dapat ditarik perlahan oleh magnet karena kekuatan tarikannya cenderung lemah. Contoh benda paramagnetik adalah lithium dan magnesium.3. Diamagnetik
Adapula jenis benda diamagnetik yang sama sekali tidak dapat ditarik oleh magnet. Barang itu mencakup perhiasan seperti perak, tembaga, maupun emas.4. Antiferomagnetik
Atom di dalam benda saling meniadakan magnetnya. Benda terlihat tidak magnetik. Contohnya oksida besi seperti FeO dan MnO.5.Ferrimagnetik
Benda ini memiliki magnet internal yang tidak sepenuhnya saling meniadakan. Magnet masih bisa menariknya. Contohnya magnet keramik (ferrite).4 Pemanfaatan Magnet dalam Berbagai Bidang
Rangkuman IPA kelas 9 Bab 6 kemagnetan dan pemanfaatannya menjadi informasi yang cukup dekat dengan kita. Beberapa di antaranya dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.Berikut penggunaan benda yang bahasannya diajarkan melalui kemagnetan kelas 9.
1. Pemanfaatan Magnet di Bidang Teknologi
Kemagnetan dan pemanfaatannya dalam produk teknologi dapat kita temukan di lingkungan kita sehari-hari. Di antaranya kompas, generator, komputer, dan lemari es (kulkas).2. Pemanfaatan Magnet di Bidang Kesehatan
Bukan hanya menunjang teknologi, magnet juga kerap dimanfaatkan dalam bidang kesehatan untuk mengukur medis tertentu. Contohnya Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang memindai dengan gelombang radio dan medan magnet.3. Pemanfaatan Magnet di Bidang Transportasi
Kemagnetan dan pemanfaatannya dalam bidang transportasi juga bisa kita temukan di sekitar kita. Misal motor listrik yang menggunakan sistem elektromagnet untuk menghasilkan medan magnet, sehingga energi gerak bisa diubah ke listrik.4. Pemanfaatan Magnet di Bidang Pertanian dan Peternakan
Dinukil dari Master Magnetics, mereka punya produk yang bisa memisahkan material curah serta butiran logam tertentu. Manfaat magnet ini membersihkan logam berbahaya dan mencegah komoditasnya terjangkit penyakit.5 Sifat-Sifat Bahan Magnetik
Bahan-bahan memiliki sifat magnetik yang berbeda tergantung pada susunan atom dan momen magnetnya. Beberapa bahan bisa menjadi magnet kuat, sementara yang lain hanya tertarik lemah atau bahkan ditolak. Sifat bahan magnetik tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.1. Bahan Magnetik
Atom-atom bahan ini memiliki momen magnet yang sejajar sehingga saling memperkuat. Bahan ini mudah dimagnetisasi dan bisa menyimpan magnet dalam waktu lama. Contohnya adalah besi, nikel, dan kobalt yang sering dipakai untuk magnet permanen.2. Bahan Paramagnetik
Atom-atomnya memiliki momen magnet sendiri, tetapi arahnya acak sehingga tarikannya lemah. Bahan ini hanya akan tertarik ketika ditempatkan dalam medan magnet eksternal. Contohnya aluminium, magnesium, dan litium.3. Bahan Diamagnetik
Atom-atom bahan ini tidak punya momen magnet tetap karena elektron saling menetralkan. Bahan ini justru ditolak magnet meski lemah. Contohnya tembaga, perak, dan emas.4. Bahan Antiferomagnetik
Momen magnet atom-atomnya saling berlawanan sehingga hampir seluruh magnet internal hilang. Akibatnya, bahan ini tampak tidak memiliki sifat magnet. Contohnya oksida besi seperti FeO dan MnO.5. Bahan Ferrimagnetik
Atom-atomnya memiliki momen magnet yang sebagian saling meniadakan, tetapi sisanya masih menciptakan medan magnet. Bahan ini tetap bisa ditarik magnet meski tidak sekuat feromagnetik. Contohnya adalah magnet keramik atau ferrite.Pembaca yang ingin mengetahui informasi seputar Materi Ajar dapat klik tautan di bawah ini.
Penulis: Erika Erilia
Editor: Ahmad Yasin & Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Yuda Prinada & Satrio Dwi Haryono
Masuk tirto.id






































