tirto.id - Komjen Polisi (Purn) Akhmad Wiyagus dilantik Prabowo jadi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) baru pada Rabu (8/10/2025). Karier Akhmad Wiyagus banyak diisi tugas dinas di kepolisian.
Pelantikan Akhmad Wiyagus dilakukan secara langsung oleh Prabowo di Istana Negara, Jakarta pada Rabu Sore.
Pengangkatan purnawirawan perwira tinggi Polri itu dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 32 M Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan 2024-2029.
Profil Akhmad Wiyagus Wamendagri Baru & Kariernya
Sebelum diangkat sebagai Wamendagri, Akhmad Wiyagus dikenal sebagai perwira tinggi Polri. Pangkat terakhirnya sebelum pensiun dari dinas kepolisian adalah komisaris jenderal atau komjen.
Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat pada 23 September 1967 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1989. Di kepolisian, karier Akhmad Wiyagus banyak dihabiskan di bidang reserse.
Sebagai polisi, karier Akhmad Wiyagus berpindah-pindah, dari Pandeglang hingga Bandung, dari Polda Sumatra Selatan hingga Polda Gorontalo.
Ia juga sempat ditugaskan untuk menjadi bagian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti ketika ia menjadi Kasatgas Penyidik KPK pada 2006 dan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK pada 2007.
Setelah dari KPK, Akhmad Wiyagus banyak ditugasi untuk berdinas di bidang penegakan hukum tindak pidana korupsi. Ia cukup lama bertugas di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri.
Masa tugasnya di Dittipidkor Bareskrim Polri itu bermula pada 2010 sebagai Kanit II Dit III/Tipidkor Bareskrim Polri, hingga menjadi Direktur Tipidkor Bareskrim Polri pada 2014.
Periode penugasan di Dittipidkor Bareskrim Polri itu kemudian membuat kariernya meningkat seiring waktu. Sejak 2018 hingga 2023, ia menjadi pimpinan di sejumlah polda, mulai dari Polda Maluku, Polda Jawa Barat, Polda Gorontalo, hingga Polda Lampung.
Kemudian, pada 13 April 2025 lalu, ia ditarik ke Mabes Polri untuk menjadi Asisten utama Kapolri Bidang Operasi.
Menjelang pensiun, pada Agustus lalu, Akhmad Wiyagus dipindahtugaskan untuk menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri.
Pasca-gelombang protes masyarakat sipil pada akhir Agustus 2025 lalu, Akhmad Wiyagus sempat ditunjuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi bagian tim transformasi reformasi Polri.
Akhmad Wiyagus kemudian pensiun dari dinas kepolisian pada September 2025 lalu. Kini, belum ada satu bulan melalui masa pensiun, ia ditunjuk Prabowo untuk jadi Wamendagri.
Selama menjadi polisi, Akhmad Wiyagus pernah mendapatkan penghargaan dalam ajang Hoegeng Awards 2022 untuk kategori Polisi Berintegrasi. Penghargaan itu diberikan atas kinerjanya sebagai Kapolda Gorontalo kala itu.
Kekayaan Akhmad Wiyagus di Laporan LHKPN Terakhir
Berdasarkan laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Akhmad Wiyagus tercatat melaporkan kekayaan miliknya sebanyak tiga kali.
Ketiga dokumen LHKPN itu diunggah Akhmad Wiyagus ketika menjadi Wakil Direktur Tipidkor Bareskrim Polri pada 2014, Kapolda Gorontalo pada 2021, dan Kapolda Lampung pada 2022.
Berdasarkan dokumen LHKPN terakhir ketika menjadi Kapolda Lampung, Akhmad Wiyagus melaporkan harta kekayaan sebanyak Rp2,4 miliar.
Dari total harta kekayaan tersebut, aset terbesar yang dilaporkan Akhmad Wiyagus adalah empat tanah dan bangunan hasil sendiri serta tiga tanah hibah dengan total nilai mencapai Rp2,3 miliar.
Enam aset berupa tanah dan bangunan itu dilaporkan Akhmad Wiyagus berada di Jakarta Timur, Tangerang, Bandung Barat, dan Tasikmalaya.
Kemudian, aset Akhmad Wiyagus terbesar setelah tanah dan bangunan adalah harta berupa kas dan setara kas yang mencapai Rp321 juta.
Setelah itu, ada tiga kendaraan dengan total nilai mencapai Rp214 juta, serta harta bergerak lainnya dengan total nilai Rp60 juta.
Pada laporan bertarikh 2023 itu, Akhmad Wiyagus juga melaporkan memiliki total utang mencapai Rp558 juta.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan
Masuk tirto.id






























