Menuju konten utama

Prabowo Tunjuk Zulhas Jadi Koordinator Optimalisasi Program MBG

Pemerintah sudah finalisasi Peraturan Presiden (Perpres) Tata Kelola Penyelenggaraan MBG dan akan membuat Perpres Struktur Organisasi dan Tata Kerja MBG.

Prabowo Tunjuk Zulhas Jadi Koordinator Optimalisasi Program MBG
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadi Presiden di kawasan Kartanegara, Jakarta, Minggu (28/9/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah memperkuat kerangka regulasi untuk optimalisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan menerbitkan beberapa peraturan baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Zulkifli Hasan, menjelaskan aturan baru itu berupa Keputusan Presiden (Keppres) terkait Tim Koordinasi, di mana ia ditunjuk sebagai koordinator.

“Kami baru saja menyelesaikan Keppres Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG yang diminta saya yang memimpin untuk koordinasi. Insya Allah besok Kepres akan ada,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Selasa (28/10/2025).

Selain Keppres terkait Tim Koordinasi, pemerintah juga sudah memfinalisasi Peraturan Presiden (Perpres) terkait dengan Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.

Dua regulasi ini sudah rampung dan tinggal ditandatangani Presiden Prabowo Subianto. Sementara, satu aturan lainnya, yaitu Perpres Struktur Organisasi dan Tata Kerja baru akan digarap.

“Hanya ada tinggal satu lagi yang kami perlu waktu mungkin beberapa hari ini untuk merumuskan. Insya Allah nanti Perpres Struktur Organisasi dan Tata Kerja kita akan selesaikan minggu depan,” tambahnya.

Langkah ini diambil untuk menyempurnakan tata kelola, penyelenggaraan, dan pengawasan program yang ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat ini. Zulhas menekankan bahwa MBG adalah program utama pemerintah yang dampaknya sangat besar.

“Makan bergizi ini saudara bayangkan kalau 82,9 juta penerima manfaat, kita perlu telur satu hari satu, maka kita perlu telur 82,9 juta. Perlu potongan ayam 82,9 juta, kalau ikan perlu potongan ikan 82,9 juta. Belum sayur, belum buah, belum beras,” paparnya.

Untuk memastikan implementasi di lapangan, Tim Koordinasi akan segera membentuk pelaksana harian. Tugasnya adalah memantau realisasi program secara ketat.

“Jadi di sini tiap hari nanti akan memonitor pelaksanaan MBG ini. Kalau belum mencapai 82,9 juta kenapa? Kalau ada masalah di mana?” tegas Zulhas.

Berdasarkan data terkini, realisasi program masih berada di angka 39,2 juta penerima manfaat yang dilayani melalui 13.347 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Zulhas menegaskan target 82,9 juta penerima manfaat harus tercapai tanpa kompromi.

“Oleh karena itu awal tahun paling kurang nanti Maret insya Allah ini sudah mulai kelihatan sempurna, dan 82,9 juta tidak boleh tawar-tawar akan semua terlaksana,” tuturnya.

Baca juga artikel terkait ZULKIFLI HASAN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana