Menuju konten utama

Klarifikasi BGN soal Insentif Rp5 Juta untuk Konten Positif MBG

BGN mengklaim pernyataan Wakil Ketua BGN, Nanik, disampaikan dalam suasana santai di acara Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Teknis Pelaksanaan Program MBG.

Klarifikasi BGN soal Insentif Rp5 Juta untuk Konten Positif MBG
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang (tengah), bersama Direktur Pascasarjana Universitas YARSI sekaligus ahli gizi Tjandra Yoga Aditama (kiri), Kepala Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN Satriyo Krido Wahono (kedua kiri), Pengurus Indonesian Chef Association Handry Wahyu Sumanto (kedua kanan), dan moderator pewarta ANTARA Lintang Budiyanti Prameswari (kanan) mengisi Talkshow bertajuk Upaya Meningkatkan Kualitas Gizi Bangsa melalui Makan Bergizi Gratis di Antara Heritage Center (AHC), Pasar Baru, Jakarta, Kamis (23/10/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim pernyataan Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, yang menyebut akan memberikan insentif sebesar Rp5 Juta bagi pembuat konten positif program Makan Bergizi Gratis (MBG), hanya candaan.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menyebut pernyataan tersebut bukan keputusan resmi. Sebab, kata Hidayati, pernyataan Nanik itu disampaikan dalam suasana santai di acara Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Teknis Pelaksanaan Program MBG pada Senin, (27/10/2025).

Menurut Hidayati, pernyataan Nanik semata-mata dorongan agar pelaksana daerah aktif membangun komunikasi publik yang sehat dan cepat dalam menangkal hoaks seputar program MBG.

“Pernyataan soal insentif Rp5 juta itu bukan keputusan resmi, melainkan hanya candaan yang disampaikan untuk memotivasi para peserta agar lebih kreatif dalam menyebarkan informasi positif tentang program MBG,” jelas Hidayati dalam keterangannya, Selasa (28/10/2025).

Hidayati menyebut BGN tetap berkomitmen menjalankan seluruh kebijakan sesuai ketentuan dan mekanisme anggaran. Termasuk, mendukung penuh transparansi dan komunikasi publik yang efektif terkait pelaksanaan Program MBG di seluruh daerah.

“Kami mengapresiasi semangat para Kepala SPPG dalam menyebarkan informasi positif tentang MBG. BGN akan terus memastikan agar seluruh pesan publik berjalan sesuai koridor resmi dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Hidayati.

Sebelumnya, Nanik S. Deyang, mengatakan pemberian insentif Rp5 juta kepada pembuat konten positif MBG untuk mendorong para pelaksana daerah lebih aktif menyebarkan informasi positif terkait program prioritas ini.

“Kita ingin setiap Kareg dan Korwil bukan hanya menjalankan tugas administratif, tapi juga mampu mengemas pesan gizi menjadi narasi yang menggerakkan dan membangun optimisme publik,” kata Nanik dalam keterangannya dikutip Selasa (28/10/2025).

Nanik juga mendorong tiap daerah untuk membangun akun media sosial resmi dan akun pendukung yang difokuskan untuk menyebarkan informasi positif seputar program MBG.

Dia mencontohkan konten menyajikan aktivitas dapur, menu makanan, hingga kisah perubahan ekonomi petugas MBG maupun ekonomi masyarakat akibat program MBG. Nanik menilai hal itu efektif untuk membangun kepercayaan publik serta menampilkan wajah BGN yang transparan, inspiratif, dan responsif.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama