Menuju konten utama

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang

Prabowo pastikan pemerintah akan memperluas pembangunan SMA Taruna Nusantara ke kawasan IKN serta Sumatra dan Sulawesi.

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Presiden Prabowo Subianto membuka dan memberikan arahan serta pembahasan diantaranya program makan gizi gratis hingga swasembada pangan kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam Taklimat Awal Tahun tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara Kampus Malang, di Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). Peresmian tersebut disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam sambutannya, Prabowo memastikan pemerintah akan memperluas pembangunan SMA Taruna Nusantara ke sejumlah wilayah, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta provinsi Sumatra dan Sulawesi.

“Kami sedang membangun [SMA Taruna Nusantara] di Kalimantan, yaitu di kawasan IKN. Kemudian, di Sulawesi Utara di Minahasa dan di Sumatra Selatan di Pagar Alam. Kami harapkan akhir Desember 2026, kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” ungkap Prabowo.

Dengan beroperasinya kampus Malang, kini terdapat tiga SMA Taruna Nusantara di Indonesia. SMA Taruna Nusantara pertama yang didirikan pada 1990 terletak di Magelang, disusul kampus Cimahi, dan terbaru di Malang.

Prabowo juga berharap SMA Taruna Nusantara Malang dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa ke arah yang lebih baik.

“Semoga Tuhan Yang Maha Besar senantiasa melindungi kita sekalian dalam perjalanan kita membangun Bangsa Indonesia, menjadi bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera,” kata dia.

Selain itu, Prabowo menyinggung kiprah alumni SMA Taruna Nusantara yang dinilai memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional. Dia menyebut banyak lulusan sekolah tersebut kini menempati posisi strategis di pemerintahan.

“Bahkan, di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya. Saya kira cukup banyak lulusan TN di tier 1 dan selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut,” ujarnya.

Sejumlah alumni Taruna Nusantara yang hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Komandan Paspampres Mayjen Edwin Sumanta.

Prabowo menegaskan pemerintah menargetkan keberadaan minimal satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Unggulan Garuda di setiap provinsi.

“Nanti, sasaran kami adalah hampir di tiap provinsi harus ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda. Satu sekolah unggulan,” kata Prabowo.

Dia menambahkan, SMA Taruna Nusantara didirikan untuk menjaring putra-putri bangsa dengan kapasitas akademik unggul agar dibina secara optimal.

“Dan pada ujungnya, dapat menjadi kader bangsa yang berguna,” ucapnya.

Menurut Prabowo, pembangunan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan, kata dia, menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

“Sehingga, wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara,” ujar Prabowo.

Baca juga artikel terkait SMA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Edusains
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi