Menuju konten utama

Mensesneg Ungkap Penyebab Naiknya Harga Emas di Indonesia

Kenaikan harga emas yang terjadi belakangan disebabkan oleh ketidakpastian politik dan ekonomi global.

Mensesneg Ungkap Penyebab Naiknya Harga Emas di Indonesia
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan di Akmil Magelang, Jateng, Minggu (27/10/2024). (ANTARA/Andi Firdaus)

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menilai kenaikan harga emas terjadi belakangan disebabkan oleh ketidakpastian politik dan ekonomi global, alih-alih sinyal krisis ekonomi domestik. Menurutnya, gejolak politik dan ekonomi dunia telah membuat permintaan terhadap komoditas emas mengalami kenaikan signifikan.

“Hal ini menyebabkan mekanisme pasar bekerja, sehingga harga-harga emas, komoditas-komoditas utama dunia ikut naik, termasuk di dalam negeri,” ujar Prasetyo, dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Di sisi lain, seiring dengan asumsi bahwa emas adalah instrumen investasi yang paling aman atau kerap disebut safe haven, banyak kemudian masyarakat yang berbondong-bondong untuk berinvestasi emas. Naiknya minat investasi emas ini didorong pula oleh bank emas (bullion bank) yang sudah resmi didirikan di Indonesia pada awal tahun 2025.

“Sehingga, masyarakat memiliki kesempatan untuk berinvestasi emas dengan jauh lebih baik dan jauh lebih aman. Ini beberapa faktor yang menyebabkan kecenderungan harga emas kita naik,” tuturnya.

Sementara itu, Prasetyo mengaku tetap menghormati pandangan beberapa pihak yang menyatakan bahwa kenaikan harga emas merupakan sebuah sinyal kekhawatiran akan krisis ekonomi yang mungkin terjadi di Tanah Air. Meski begitu, dia berharap agar pihak-pihak tersebut dapat memberikan pandangan yang konstruktif dan memberikan optimisme terhadap kondisi ekonomi domestik.

“Bagi kita semua, mari kita jadikan sebagai peringatan untuk kita terus waspada di dalam mengelola perekonomian kita dan di dalam merumuskan kebijakan-kebijakan ekonomi bangsa kita. Saya kira begitu berkenaan dengan naiknya, kecenderungan naiknya harga harga emas,” tukasnya.

Sebagai informasi, harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) pada perdagangan Rabu (30/4/2025) tercatat turun tipis menjadi Rp1,965 juta per gram, dari yang sebelumnya Rp1,966 juta per gram. Sejalan dengan itu, harga untuk penjualan kembali (buyback) emas ANTM juga lebih rendah Rp1.000 menjadi Rp1,814 juta.

Baca juga artikel terkait HARGA EMAS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra