tirto.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana akan kembali membuka Program Magang Hub Batch III dengan penyerapan peserta hingga 25 ribu. Adapun saat ini pemerintah menyediakan program magang pada tahun ini untuk 100 ribu peserta.
"Kita memiliki program (magang) dalam satu tahun 2025 ini untuk memberikan kesempatan magang kepada 100 ribu peserta," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi dalam acara Orientasi Program Magang Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch II, melalui akun Youtube resmi Kemnaker, Senin (24/11/2025).
Sanusi menjelaskan bahwa Magang Hub Batch III akan terbuka untuk 25 ribu peserta. Nantinya, peserta akan melakukan pemagangan selama enam bulan.
"Jika kita lihat Batch Pertama ini 16 ribuan, kemudian Batch Kedua 62 ribuan, sehingga kita masih membuka Batch yang Ketiga, yang hari ini sudah mulai melaksanakan undangan kepada penyelenggara pemagangan, instansi pemerintah, perusahaan, untuk membuka kembali pemagangan. Jumlahnya diperkirakan 25 ribu peserta yang akan bergabung," ujar Sanusi.
Sanusi pun meminta kepada peserta yang belum terpilih agar lebih mempersiapkan diri dan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk mengikuti Magang Hub Batch III.
"Mudah-mudahan dengan Batch yang Ketiga tolong siapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga anda bisa mengikuti atau terjaring dalam 25 ribuan peserta Magang Batch Ketiga," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sanusi juga menjelaskan Program Magang Hub Batch Kedua diikuti oleh 4.669 perusahaan dan instansi, termasuk 47 instansi dari pemerintah, yang terdiri dari 2.533 Satuan Kerja (Satker).
"Yang kemudian setelah kita lakukan verifikasi, ini menyediakan lowangan atau posisi 87.632. Nah, setelah dilakukan seleksi, dari berdasarkan lowangan yang sudah masuk di dalam Magang Hub, kita bisa mendapatkan sejumlah 62.754 peserta yang saat ini, sebagian besar sudah, bahkan mungkin semua sudah berada di tempatnya masing-masing untuk memulai Program Pemagangan Nasional Batch yang Kedua," pungkas Sanusi.
Penulis: Natania Longdong
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id



































